Marc Marquez Usulkan MotoGP Terapkan Sistem Komunikasi Radio Seperti di F1

Marc Marquez menginginkan agar sistem komunikasi radio yang digunakan di F1 dapat diterapkan dalam ajang MotoGP.

Hendry Wibowo
Oleh Hendry Wibowo - Reporter
Marc Marquez Usulkan MotoGP Terapkan Sistem Komunikasi Radio Seperti di F1
Momen Marc Marquez berbincang dengan juara dunia F1 2023, Max Verstappen pada acara Honda Racing Thanks Day 2023. (Honda Racing Global) (Momen Marc Marquez berbincang dengan juara dunia F1 2023, Max Verstappen pada acara Honda Racing Thanks Day 2023. (Honda Racing Global))

Dua ajang motorsport bergengsi, yaitu kejuaraan dunia Formula 1 dan MotoGP, kini berada di bawah naungan Liberty Media.

Meskipun terdapat perbedaan mencolok antara F1 yang merupakan balapan mobil formula dan MotoGP yang merupakan balapan motor, ada beberapa aspek teknis dalam penyelenggaraan yang juga berbeda.

Marc Marquez memberikan pandangannya mengenai hal ini. Ia menekankan perbedaan paling mencolok terletak pada penggunaan komunikasi radio tim. Di Formula 1, pembalap dapat berkomunikasi secara terus-menerus dengan kru tim di pit saat mereka berlomba dengan mobil berkecepatan tinggi.

Keberadaan komunikasi radio ini telah menciptakan banyak momen ikonik dalam sejarah F1. Salah satu contohnya adalah ketika Kimi Raikkonen mengungkapkan Leave me Alone kepada tim Lotus saat balapan di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, pada tahun 2015.

Dalam balapan MotoGP, setelah pembalap meninggalkan pit, mereka harus berjuang sendiri di sirkuit tanpa adanya komunikasi dari tim di pit.

Komunikasi yang ada saat ini sangat terbatas, hanya melalui dashboard motor atau pit board.

Marc Marquez berharap agar sistem komunikasi radio yang digunakan di ajang F1 dapat diterapkan dalam MotoGP.

Saat berbicara kepada The Athletic di sebuah acara yang diadakan bersama Ducati di F1 GP Mexico City, pembalap asal Spanyol tersebut menekankan bahwa komunikasi radio merupakan perbedaan paling signifikan antara F1 dan MotoGP.

Ia mengharapkan agar MotoGP segera mengadopsi sistem komunikasi radio yang serupa antara pembalap dan tim. Perbedaan terbesar antara F1 dan MotoGP adalah radionya. Cara ajang F1 menghubungkan pembalap dan pit box. MotoGP sudah mengujinya. Mungkin radio juga akan tersedia di MotoGP di masa mendatang, ungkap Marquez.

Sistem radio bukanlah satu-satunya inovasi yang mungkin diperkenalkan oleh Liberty di MotoGP.

Seperti yang telah diungkapkan sebelumnya, mereka juga sedang mempertimbangkan untuk merevisi jadwal akhir pekan balapan, termasuk proposal untuk mengadakan akhir pekan balapan gabungan antara F1 dan MotoGP.

Misalnya, Sirkuit Albert Park berpotensi menggantikan Phillip Island sebagai lokasi balapan MotoGP Australia. Namun, tampaknya kesepakatan ini sulit untuk terwujud, terutama karena risiko yang dihadapi oleh pembalap MotoGP saat berlaga di sirkuit jalanan.

Selain itu, Liberty Media mungkin berencana menambah jumlah balapan di MotoGP menjadi 25, yang dapat menyebabkan beberapa balapan di Moto2 dan Moto3 dihapus dari jadwal. Ini merupakan bagian dari strategi untuk memisahkan kelas utama dari divisi yang lebih rendah.

Sumber: Motogpnews

Rekomendasi