Kevin Diks Kembali usai Akumulasi kartu kuning, Borussia Monchengladbach Harus Kalahkan Freiburg

Kembalinya Kevin Diks diharapkan dapat meningkatkan kinerja lini belakang Monchengladbach agar lebih optimal dalam menghadapi pertandingan.

Vincentius Atmaja
Oleh Vincentius Atmaja - Reporter
Kevin Diks Kembali usai Akumulasi kartu kuning, Borussia Monchengladbach Harus Kalahkan Freiburg
Bek Borussia Monchengladbach, Kevin Diks, dalam pertandingan melawan Leipzig di Borussia-Park, Sabtu (29-11-2025) kedini hari WIB, pada pekan ke-12 Bundesliga 2025/26. (Dok.borussia.com) (Bek Borussia Monchengladbach, Kevin Diks, dalam pertandingan melawan Leipzig di Borussia-Park, Sabtu (29-11-2025) kedini hari WIB, pada pekan ke-12 Bundesliga 2025/26. (Dok.borussia.com))

Borussia Monchengladbach akan kembali diperkuat oleh bek andalan Timnas Indonesia, Kevin Diks, saat menghadapi tuan rumah SC Freiburg dalam pertandingan lanjutan Bundesliga 2025/2026.

Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Daniel Siebert pada hari Minggu malam, 22 Februari 2026. Pada akhir pekan lalu, Die Fohlen mengalami kekalahan telak 0-3 di tangan Eintracht Frankfurt, yang merupakan kekalahan ketiga mereka dalam enam laga terakhir.

Kevin Diks tidak bisa bermain saat melawan Frankfurt karena akumulasi kartu kuning, tetapi kini ia sudah siap untuk kembali memperkuat lini belakang timnya.

Saat ini, Monchengladbach terpuruk di posisi 14 klasemen dengan total 22 poin, hanya terpaut lima poin dari tim yang berada di zona degradasi. Keberadaan Diks diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi tim dalam upaya mereka untuk menjauh dari zona berbahaya.

Berita Baik

Aksi-Aksi Penggawa Timnas Indonesia di Eropa Tadi Malam: Kevin Diks dan Emil Audero Telan Kekalahan, Calvin Verdonk Full Senyum
Calvin Verdonk (24) bersama para pemain Lille tengah bersiap menghadapi Angers dalam lanjutan Ligue 1 2025/2026, Minggu (22/2/2026) malam. (Dok. Lille) Calvin Verdonk (24) bersama para pemain Lille tengah bersiap menghadapi Angers dalam lanjutan Ligue 1 2025/2026, Minggu (22/2/2026) malam. (Dok. Lille)

Kembalinya Kevin Diks ke tim membuat lini belakang Monchengladbach dapat berfungsi dengan lebih baik. Meskipun ia tidak tampil saat melawan Frankfurt, Diks tetap menjadi pilihan utama di posisi pertahanan.

Pelatih Eugen Polanski selalu menjadikannya sebagai starter, sama halnya dengan pelatih sebelumnya, Gerardo Seoane. Musim ini, Diks telah mencatatkan 19 penampilan, di mana 18 di antaranya ia mulai sebagai pemain inti di Bundesliga. Sebagai seorang bek, ia terbilang cukup produktif dengan mencetak tiga gol, semuanya melalui eksekusi penalti.

"Akhirnya kami kembali diperkuat Kevin Diks. Meski Rocco Reitz gantian yang absen karena akumulasi kartu kuning," ujar Polanski.

Fokus Menatap Laga Kontra Freiburg

Siap Tempur! Deretan Pemain Andalan Timnas Indonesia di Eropa Mulai Terbang ke Jakarta untuk Bertarung di FIFA Series 2026
Pemain Timnas Indonesia, Emil Audero, Kevin Diks, dan Jay Idzes menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya saat melawan Timnas Lebanon dalam laga FIFA Matchday 2025 di Stadion Gelora Pemain Timnas Indonesia, Emil Audero, Kevin Diks, dan Jay Idzes menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya saat melawan Timnas Lebanon dalam laga FIFA Matchday 2025 di Stadion Gelora

Menjelang pertandingan di markas Freiburg, Kevin Diks dan rekan-rekannya menjalani sesi latihan dengan fokus yang tinggi pada strategi mencetak gol dan transisi pertahanan.

Monchengladbach saat ini tengah menghadapi masalah produktivitas, terbukti dari catatan mereka yang hanya berhasil mencetak 25 gol dan kebobolan 37 kali. Hal ini menunjukkan bahwa mereka memiliki selisih gol negatif sebesar 12 dari 22 pertandingan yang telah dijalani.

"Kami telah berupaya meningkatkan permainan kami di depan kotak penalti di kedua ujung lapangan dan, sebagai bagian dari itu, kami telah melatih berbagai cara bertahan di dalam area penalti. Secara taktik, kami melakukan banyak hal dengan benar di Frankfurt, tetapi terkadang kami hanya selangkah lagi untuk memblokir tembakan lawan," ujar Eugen Polanski.

"Hal yang sama berlaku untuk serangan. Kami memiliki banyak percobaan, tetapi kami perlu lebih banyak tembakan yang tepat sasaran. Itulah persentase penting yang telah kami lewatkan baru-baru ini dalam hal mendapatkan hasil. Secara keseluruhan, tujuannya adalah untuk memastikan kami menghargai kerja keras yang telah kami lakukan," tandas pelatih asal Polandia itu.

Sumber: Borussia Monchengladbach

Rekomendasi