Jordi Amat Siap Bermain di Posisi Apapun untuk Timnas Indonesia, Ikuti Saja Keputusan John Herdman

Jordi Amat kini menjadi salah satu pemain yang memiliki banyak pengalaman di Timnas Indonesia.

Hery Kurniawan
Oleh Hery Kurniawan - Reporter
Jordi Amat Siap Bermain di Posisi Apapun untuk Timnas Indonesia, Ikuti Saja Keputusan John Herdman
Penyerang Timnas Filipina, OJ Porteria (putih) berduel dengan bek Timnas Indonesia, Jordi Amat dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia (AFP/Jam Sta Rosa) ((AFP/Jam Sta Rosa))

Jordi Amat terpilih sebagai salah satu dari 41 pemain yang akan memperkuat Timnas Indonesia untuk menghadapi FIFA Series 2026. Ia merasa sangat bangga mendapatkan kesempatan tersebut.

Bahkan, Jordi Amat menyampaikan pernyataan yang menarik mengenai fleksibilitasnya di lapangan. Pemain yang kini membela Persija Jakarta ini siap untuk dimainkan di berbagai posisi sesuai arahan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.

Meski biasanya berposisi sebagai bek tengah, dalam beberapa pertandingan terakhir, pemain berusia 33 tahun ini lebih sering berperan sebagai gelandang bertahan di klubnya.

"Saya selalu siap membantu sebagai bek tengah, sebagai gelandang. Itu bukan masalah bagi saya. Jadi saya menantikan dua minggu ke depan," ungkap Jordi Amat.

Pernyataan ini menunjukkan komitmen dan dedikasinya untuk tim, serta kesiapan mentalnya menjelang kompetisi yang akan datang.

Jordi Amat mengungkapkan telah berkomunikasi dengan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.

Ia menjelaskan bahwa pelatih asal Inggris tersebut menyukai gaya permainannya sebagai gelandang bertahan. Dengan penuh semangat, Jordi Amat menantikan dua minggu ke depan, berharap dapat terpilih dalam skuad final Timnas Indonesia yang akan bertanding di FIFA Serie 2026.

"Saya juga sudah berbicara dengan pelatih. Dia juga menyukai cara saya bermain di lini tengah. Jadi mari kita lihat apa yang dia inginkan," jelas Amat.

Kiper

  1. Emil Audero Mulyadi (Cremonese)
  2. Maarten Paes (Ajax)
  3. Nadeo Argawinata (Borneo FC)
  4. Cahya Supriadi (PSIM)
  5. Ernando Ari (Persebaya)

Belakang

  1. Jay Idzes (Sassuolo)
  2. Kevin Diks (Borussia Monchengladbach)
  3. Dean James (Go Ahead Eagles)
  4. Elkan Baggott (Ipswich Town)
  5. Justin Hubner (Fortuna Sittard)
  6. Nathan Tjoe-A-On (Willem II)
  7. Dony Tri Pamungkas (Persija)
  8. Rizky Ridho (Persija)
  9. Sandy Walsh (Buriram United)
  10. Fajar Fathurrahman (Persija)
  11. Muhammad Ferarri (Bhayangkara FC)
  12. Yance Sayuri (Malut United)

Tengah

  1. Calvin Verdonk (Lille)
  2. Joey Pelupessy (Lommel)
  3. Eliano Reijnders (Persib)
  4. Ivar Jenner (Dewa United)
  5. Jordi Amat (Persija)
  6. Marc Klok (Persib)
  7. Ricky Kambuaya (Dewa United)
  8. Witan Sulaeman (Persija)
  9. Egy Maulana Vikri (Dewa United)
  10. Tim Geypens (Emmen)
  11. Arkhan Fikri (Arema FC)
  12. Ezra Walian (Persik)
  13. Victor Dethan (PSM)

Depan

  1. Miliano Jonathans (Excelsior)
  2. Ole Romeny (Oxford United)
  3. Ragnar Oratmangoen (Dender)
  4. Beckham Putra (Persib)
  5. Mauro Zijilstra (Persija)
  6. Ramadhan Sananta (DPMM)
  7. Yakob Sayuri (Malut United)
  8. Adrian Wibowo (LA FC)
  9. Hokky Caraka (Persita)
  10. Jens Raven (Bali United)
  11. Stefano Lilipaly (Dewa United)
Rekomendasi