Kerasnya Ruben Amorim, Pemain MU sampai Wajib Lapor Tempat Tujuan Liburan yang Nakal Bakal Cadangan

Manchester United akan melaksanakan pramusim yang unik di bawah arahan manajer Ruben Amorim.

Dimas Ardi Prasetya
Oleh Dimas Ardi Prasetya - Reporter
Kerasnya Ruben Amorim, Pemain MU sampai Wajib Lapor Tempat Tujuan Liburan yang Nakal Bakal Cadangan
Apa itu Mundur? Ruben Amorim Tegaskan Masih Ingin Jadi Manajer Manchester United! ((c) AP Photo/Dave Thompson)

Manchester United akan menjalani pramusim yang tidak biasa di bawah kepemimpinan manajer mereka, Ruben Amorim. Pelatih asal Portugal tersebut dikabarkan telah menyusun program latihan yang sangat intensif untuk mengembalikan performa tim yang sedang terpuruk. Musim 2024/2025 menjadi periode kelam bagi Setan Merah, di mana mereka mengakhiri kompetisi Liga Inggris di posisi ke-15, yang jelas jauh dari harapan para penggemar dan target klub.

Penderitaan yang dialami oleh MU tidak hanya berhenti di liga domestik, tetapi juga berlanjut di pentas Eropa. Kekalahan dari Tottenham di final Liga Europa menjadi pukulan telak terakhir bagi mereka di musim ini. Hasil yang mengecewakan ini membuat musim lalu dianggap sebagai salah satu yang paling memalukan dalam sejarah modern klub. Dengan demikian, tekanan besar kini menghantui seluruh elemen tim, mulai dari para pemain hingga jajaran manajemen yang bertanggung jawab.

Beratnya latihan menjadi langkah awal bagi Amorim di Manchester United

Dalam situasi yang mendesak ini, Ruben Amorim mengambil keputusan yang tegas. Ia berencana untuk memimpin sesi latihan pramusim yang intensif guna merombak skuad Manchester United. Amorim bertekad untuk meningkatkan kondisi fisik pemain secara menyeluruh, karena ia percaya bahwa "fondasi dari permainan yang solid terletak pada kesiapan fisik yang optimal."

Menurut laporan dari The Sun, para pemain akan diminta untuk kembali ke markas latihan Carrington lebih awal dari biasanya. Tujuannya adalah agar semua pemain dapat mencapai kondisi fisik terbaik sebelum pertengahan bulan Juli.

Selama periode pramusim, Amorim akan menerapkan disiplin yang ketat. Para pemain diwajibkan untuk melaporkan tempat tujuan liburan mereka agar rutinitas mereka dapat dipantau dengan cermat. Selain itu, Amorim juga telah memberi peringatan kepada skuadnya bahwa siapa pun yang tidak memenuhi standar kebugaran akan menghadapi konsekuensi.

"Mereka akan ditempatkan di bangku cadangan ketika kompetisi dimulai," tegasnya.

MU berhasil merekrut Cunha

Sebelum memasuki fase pramusim, Manchester United telah melakukan langkah signifikan di bursa transfer. Klub ini mengumumkan bahwa mereka telah merekrut Matheus Cunha dari Wolverhampton sebagai pembelian pertama untuk musim panas ini. Cunha, seorang penyerang asal Brasil yang terkenal dengan gaya bermainnya yang energik, dibeli dengan biaya yang dilaporkan mencapai 60 juta pounds, meskipun angka resmi belum diumumkan oleh klub. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan suntikan kreativitas dan meningkatkan daya serang tim, yang pada musim lalu dinilai kurang tajam.

Cunha dianggap sebagai pemain yang memiliki kemampuan untuk membuka ruang dan menciptakan peluang bagi rekan-rekannya. Transfer ini menandai langkah awal dalam proyek peremajaan skuad yang direncanakan oleh Amorim. Manajer baru Manchester United ini dikabarkan masih mengincar beberapa pemain tambahan untuk memperkuat tim secara keseluruhan. Dengan demikian, harapannya adalah tim dapat tampil lebih kompetitif di musim yang akan datang.

Rekomendasi