Masuknya Stefano Lilipaly Beri Kesempatan Pemain Naturalisasi Liga 1 untuk Kembali Perkuat Timnas Indonesia

Timnas Indonesia memerlukan kehadiran pemain senior agar tim dapat mencapai keseimbangan yang lebih baik.

Gatot Sumitro
Oleh Gatot Sumitro - Reporter
Masuknya Stefano Lilipaly Beri Kesempatan Pemain Naturalisasi Liga 1 untuk Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Pemain Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly (tengah) berusaha merebut bola dari penguasaan pemain Burundi, Harerimana Rashid Leon pada laga pertama persahabatan FIFA Matchday di Stadion Patr (© 2025 Bola.com)

Setelah dua tahun tidak tampil, Stefano Lilipaly akhirnya kembali dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia. Menurut pengamat kebijakan, ini menunjukkan bahwa pemain keturunan yang bermain di Liga 1 masih memiliki peluang untuk membela Timnas Garuda. Patrick Kluivert mengejutkan publik dengan memilih 32 pemain dalam persiapan untuk dua pertandingan lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Timnas Indonesia dijadwalkan akan menjamu Timnas China di SUGBK Jakarta pada tanggal 5 Juni mendatang. Lima hari setelahnya, Jay Idzes dan rekan-rekan akan bertandang ke Jepang untuk menyelesaikan rangkaian Kualifikasi Grup C Zona Asia.

Selain Rizki Ridho, Marselino Ferdinan, dan Ricky Kambuaya, terdapat tujuh nama lain yang berasal dari klub-klub Liga 1. Nama-nama tersebut termasuk kiper Reza Arya Pratama, Stefano Lilipaly, Egy Maulana Vikri, Asnawi Mangkualam, Arhan Pratama, Yacob, dan Yance Sayuri. Menariknya, deretan pemain tersebut sebelumnya absen dalam dua laga terakhir melawan Australia dan Bahrain. Di antara nama-nama tersebut, sosok Stefano Lilipaly menjadi perhatian khusus karena kepulangannya ke Timnas setelah sekian lama.

Buka keran pemain dari BRI Liga 1

Pesona Egy Maulana Vikri: Penggawa Timnas Indonesia Paling Menyala di BRI Liga 1 2024 / 2025
Dewa United - Ilustrasi Egy Maulana (Bola.com/Adreanus Titus) © 2025 Bola.com

Di usianya yang kini mencapai 35 tahun dan setelah dua tahun tidak membela Timnas Indonesia, kapten Borneo FC tetap menarik perhatian Patrick Kluivert.

"Pemanggilan Stefano Lilipaly membuka kesempatan bagi pemain keturunan lain, seperti Marc Klok, Ezra Walian, dan Diego Michiels untuk kembali ke Timnas Indonesia. Dari segi kualitas, mereka masih mampu bersaing dengan pemain Timnas lainnya," ungkap Gusnul Yakin.

Namun, pengamat sepakbola senior dari Malang itu menegaskan bahwa semua tergantung pada usaha masing-masing pemain untuk meningkatkan performa mereka.

"Tidak mengherankan jika Patrick Kluivert memanggil Stefano Lilipaly. Dalam dua musim terakhir di Liga 1, dia telah menunjukkan performa yang sangat baik. Ini menunjukkan bahwa Patrick Kluivert tetap memperhatikan pemain di Liga 1, baik yang murni lokal maupun yang keturunan," tambahnya.

Keseimbangan dalam tim

Gusnul Yakin mengungkapkan bahwa Timnas Indonesia masih memerlukan kehadiran pemain senior untuk menciptakan keseimbangan dalam tim. "Marc Klok, Ezra Walian, dan Diego Michiels bisa saja dipanggil kembali, tentu jika penampilan mereka memuaskan dan tim membutuhkan kehadiran mereka di posisi masing-masing," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa Stefano Lilipaly sangat dibutuhkan untuk memperkuat lini depan, mengingat Ragnar Oratmangoen sedang dalam masa pemulihan dari sakit, sementara Marselino Ferdinan tidak bisa bermain karena akumulasi kartu kuning.

"Patrick Kluivert telah menyiapkan 32 pemain untuk persiapan menghadapi China dan Jepang. Mereka harus bersaing untuk mendapatkan tempat dalam daftar 23 pemain yang akan diturunkan," jelasnya. Hal ini menunjukkan bahwa Patrick Kluivert ingin menciptakan persaingan yang ketat di setiap posisi dalam Timnas Indonesia. Menurut pengamatan mantan pelatih Arema tersebut, selain Stefano Lilipaly, Ezra Walian juga bisa mengisi posisi yang ditinggalkan Ragnar Oratmangoen.

"Kinerja Ezra Walian di Persik cukup baik, namun belakangan ini ia mengalami cedera dan tidak bisa bermain di Liga 1. Jika ia kembali fit, saya yakin Ezra Walian pantas dipanggil ke Timnas Indonesia. Namun saat ini, kesempatan tampaknya berpihak kepada Stefano Lilipaly," tuturnya.

Rekomendasi