Kata Pengamat soal Gelombang Naturalisasi Timnas Indonesia yang Tak Berhenti: Skuad Garuda Makin Kuat?

Proses naturalisasi pemain untuk Timnas Indonesia akan segera dilaksanakan kembali.

Gatot Sumitro
Oleh Gatot Sumitro - Reporter
Kata Pengamat soal Gelombang Naturalisasi Timnas Indonesia yang Tak Berhenti: Skuad Garuda Makin Kuat?
Timnas Indonesia - Thom Haye dan Joey Pelupessy (Bola.com/Adreanus Titus) ((Bola.com/Adreanus Titus))

Gelombang naturalisasi pemain untuk Timnas Indonesia akan segera terjadi lagi. Saat ini, terdapat lima pemain diaspora asal Belanda yang sedang dalam proses pendekatan untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Apa saja keuntungan yang bisa didapat dari langkah ini? Nama-nama yang sering disebutkan antara lain Mauro Zijlstra, Miliano Jonathans, Pascal Struijk, Dean Zandbergen, dan Tristan Gooijer. Bahkan, pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, beserta asistennya, langsung terjun untuk menemui para pemain yang menjadi incaran mereka.

Mereka bahkan melakukan perjalanan ke Inggris untuk berdiskusi dengan Pascal Struijk, yang baru saja membantu Leeds United promosi ke Premier League. Selain itu, ayah dari Miliano Jonathans juga pernah berkunjung ke Indonesia saat Jay Idzes dan rekan-rekannya menjamu Bahrain pada matchday kedelapan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Jakarta.

"PSSI dan tim pelatih Timnas Indonesia makin agresif menjemput bola dalam pendekatan kepada calon pemain naturalisasi. Penambahan pemain diaspora baru langkah strategis dan wajar untuk Timnas Indonesia," ungkap Gusnul Yakin.

Ada 5 Calon Pemain Naturalisasi

Gelombang Naturalisasi Timnas Indonesia Berlanjut, Pengamat: Bisa Menambah Kedalaman Tim dan Memperkaya Game Plan
Timnas Indonesia - Thom Haye dan Joey Pelupessy (Bola.com/Adreanus Titus) © 2025 Bola.com

Pengamat sepak bola senior dari Malang menjelaskan bahwa Patrick Kluivert dan timnya memiliki pemahaman mendalam mengenai kebutuhan Timnas Indonesia, baik untuk saat ini maupun di masa depan.

"Saya percaya setelah menghadapi dua pertandingan melawan Australia dan Bahrain, pelatih sudah mengetahui kekurangan yang ada pada Timnas Indonesia. Menurut saya, materi pemain yang ada saat ini sudah memadai, tetapi di pandangan pelatih, masih terdapat kekurangan. Kekurangan inilah yang sedang diupayakan untuk diatasi dengan mencari pemain naturalisasi yang baru," ungkapnya.

Mantan pelatih Arema ini menambahkan bahwa pemain baru yang akan direkrut nantinya diharapkan dapat meningkatkan kedalaman tim dan memperkaya strategi permainan dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.

"Dari lima calon pemain naturalisasi, dua di antaranya adalah bek, sedangkan sisanya memiliki naluri menyerang. Saat ini, tampaknya Patrick Kluivert ingin memperkuat dua sektor tersebut. Pemain baru ini diharapkan dapat memperkuat Timnas Indonesia saat memasuki putaran ketiga atau jika harus bersaing di fase keempat untuk meraih tiket ke Piala Dunia 2026," jelasnya.

Lebih Banyak Variasi

Gusnul Yakin mengungkapkan bahwa kedatangan pemain naturalisasi dapat memberikan lebih banyak variasi dalam permainan tim, khususnya di bawah kepemimpinan Patrick Kluivert. "Di era Shin Tae-yong, materi pemain terbatas. Sehingga variasi permainan cenderung monoton, karena Shin Tae-yong fokus di pertahanan. Tapi berikutnya Patrick Kluivert bisa improvisasi lebih baik. Karena kedalaman tim mulai bagus," tuturnya.

Menurut Gusnul, dengan adanya pemain naturalisasi, tim akan memiliki lebih banyak opsi dalam strategi permainan. Hal ini berbeda dengan masa kepelatihan Shin Tae-yong, di mana keterbatasan materi pemain mengakibatkan pola permainan yang kurang bervariasi.

"Di era Shin Tae-yong materi pemain terbatas. Sehingga variasi permainan cenderung monoton, karena Shin Tae-yong fokus di pertahanan. Tapi berikutnya Patrick Kluivert bisa improvisasi lebih baik. Karena kedalaman tim mulai bagus," tuturnya.

Rekomendasi