Mikel Arteta meminta tim Arsenal untuk segera bangkit setelah mengalami kekalahan di semifinal Carabao Cup. The Gunners harus menerima kenyataan pahit setelah disingkirkan oleh Newcastle dengan skor 2-0 di St James' Park pada Kamis (6/2/2024) dini hari WIB. "Gol dari Jacob Murphy dan Anthony Gordon membuat The Gunners tak berkutik," ungkap Arteta.
Kekalahan ini membuat Newcastle melaju ke final dengan agregat 4-0. Di leg pertama, Arsenal juga mengalami kekalahan dengan skor yang sama. Dengan hasil ini, Newcastle akan melanjutkan perjalanan mereka ke final yang akan digelar di Wembley. Mereka akan berhadapan dengan Liverpool atau Tottenham pada bulan Maret mendatang.
Advertisement
Kekalahan yang Menyakitkan
Mikel Arteta menyatakan kekecewaannya setelah timnya mengalami hasil buruk saat melawan Newcastle. Ia menganggap kekalahan tersebut sangat menyakitkan dan mengatakan, "Kita perlu menerima kekalahan ini, ini adalah yang sangat sulit."
Arteta menambahkan bahwa timnya memiliki banyak harapan, meskipun mereka menyadari betapa sulitnya tantangan yang dihadapi setelah hasil yang mereka bawa dari London. "Namun sekarang tidak ada yang bisa kami lakukan lagi," ujarnya.
Arteta melanjutkan, "Apa yang bisa kami lakukan adalah yang ada di lapangan beberapa menit lalu, sekarang kita harus melihat ke depan." Ia juga menyatakan bahwa perasaan sakit akibat kekalahan ini akan sangat terasa. Dalam situasi seperti ini, penting bagi tim untuk segera bangkit dan fokus pada pertandingan mendatang agar bisa meraih hasil yang lebih baik.
Advertisement
Healing
Setelah memberikan waktu sepuluh hari sebelum pertandingan selanjutnya, Arteta memilih untuk mengajak timnya berlatih di Dubai. Keputusan ini diambil agar para pemain dapat memulihkan stamina dan meningkatkan fokus mereka. Arteta berharap timnya bisa kembali ke jalur kemenangan setelah menjalani musim yang panjang.
"Saat kami berada di Dubai, kami akan memulihkan diri dan siap kembali karena masih banyak yang bisa kami capai," tegasnya.
Advertisement
Martinelli Mengalami Cedera
Pelatih asal Spanyol tersebut menginformasikan bahwa Gabriel Martinelli akan menjalani pemindaian untuk mengevaluasi tingkat cedera hamstring yang dialaminya dalam pertandingan itu. Pemain dari Brasil ini harus meninggalkan lapangan pada menit ke-37 karena merasa tidak nyaman.
"Dia merasa ada sesuatu, saya rasa itu hamstring-nya, dan dia tidak merasa nyaman untuk melanjutkan, jadi kami harus melakukan MRI untuk melihat sejauh mana cedera tersebut," ungkapnya.