Pelatih Malaysia: Jika Kalah Lawan Jepang, Timnas Indonesia Harus Cari Pemain Lain yang Lebih Baik

Pelatih Malaysia, Raja Isa, berpendapat bahwa Timnas Jepang akan menjadi patokan bagi Timnas Indonesia.

Muhammad Adi Yaksa
Oleh Muhammad Adi Yaksa - Reporter
Pelatih Malaysia: Jika Kalah Lawan Jepang, Timnas Indonesia Harus Cari Pemain Lain yang Lebih Baik
Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes memberikan bola kepada Ole Romeny untuk mengeksekusi tendangan penalti dalam laga lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan China di S (Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes memberikan bola kepada Ole Romeny untuk mengeksekusi tendangan penalti dalam laga lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan China di S)

Pelatih dari Malaysia, Raja Isa, berpendapat bahwa Timnas Jepang akan menjadi ukuran kekuatan bagi Timnas Indonesia dalam upayanya di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Ia percaya bahwa jika Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Jepang, mereka memiliki peluang untuk bersaing di putaran keempat yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2025.

Namun, jika hasilnya tidak sesuai harapan, Raja Isa merekomendasikan kepada PSSI untuk mencari pemain yang memiliki kualitas lebih baik. Hal ini penting agar Timnas Indonesia dapat menunjukkan performa yang lebih baik di putaran keempat demi meningkatkan peluang mereka untuk lolos ke Piala Dunia 2026.

"Kalau Timnas Indonesia gagal melawan Jepang, Ketua PSSI harus berpikir untuk mencari pemain yang lebih baik daripada yang ada," ujar Raja Isa dalam Bola Break Bola.com.

Saat ini, Timnas Indonesia terdiri dari 30 pemain, di mana beberapa di antaranya telah berkarier di Eropa. Pemain-pemain seperti Jay Idzes, Mees Hilgers, Kevin Diks, Emil Audero, dan Calvin Verdonk telah terbukti memiliki kualitas yang mumpuni di kompetisi Eropa.

Dengan dukungan pemain-pemain tersebut, diharapkan Timnas Indonesia dapat meningkatkan performa mereka dalam kompetisi internasional mendatang.

Menurut Raja Isa, pelatih Indera SC yang kini berkiprah di Brunei Darussalam, "Sebab, rata-rata pemain yang ada di Timnas Indonesia, tidak pernah bermain di Piala Dunia. Mereka belum sampai ke Piala Dunia."

Hal ini menunjukkan bahwa pengalaman pemain Indonesia di level tertinggi sepak bola dunia masih sangat minim. Ia menambahkan, "Jadi, kualitas pemain ini akan diketahui bila bermain di putaran keempat. Sebab, Jepang adalah jawaban atas segala hasil di putaran keempat."

Dari pernyataan tersebut, kita bisa memahami bahwa performa Timnas Indonesia akan sangat tergantung pada kemampuan mereka saat menghadapi tim-tim yang lebih kuat.

Raja Isa juga mengungkapkan harapannya agar Timnas Indonesia tidak mengalami kekalahan yang terlalu telak. "Saya berharap tidak akan ada lagi kekalahan 0-4 atau 0-5. Saya berharap. Apalagi dengan semangat tinggi para pemain Timnas Indonesia," ujarnya.

Dengan semangat dan motivasi yang tinggi, diharapkan para pemain dapat memberikan penampilan terbaik mereka di setiap laga. Pengalaman dan pelatihan yang baik akan menjadi faktor penentu bagi mereka untuk mencapai hasil yang lebih baik di masa mendatang.

Raja Isa mengungkapkan harapannya agar pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, lebih banyak memberikan kesempatan kepada pemain lokal. Menurutnya, Rizky Ridho dan rekan-rekannya telah memiliki pengalaman bertanding melawan Jepang di berbagai level usia.

"Berilah kesempatan untuk putra-putra daerah seperti Ricky Kambuaya, Yakob dan Yance Sayuri, Rizky Ridho, hingga Marselino Ferdinan. Ini momen terbaik," ungkap Raja Isa.

Ia menekankan bahwa pengalaman yang dimiliki pemain-pemain ini sangat berharga meskipun mereka sering kali kalah dari Jepang. Raja Isa juga menyatakan keinginannya agar Timnas Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2026.

"Pemain-pemain ini sudah sering menghadapi Jepang. Mereka memang kerap kalah dari Jepang, tapi telah memiliki pengalaman. Saya pribadi, ingin Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026," katanya.

Rekomendasi