Eko Yuli Irawan Menolak untuk Pensiun dari Angkat Besi Nasional Sebelum Dikalahkan oleh Para Atlet Muda.

Atlet angkat besi putra, Eko Yuli Irawan, menegaskan ogah pensiun dari kancah nasional selama para juniornya belum mampu menandingi.

Djoko Poerwanto
Oleh Djoko Poerwanto - Reporter
Eko Yuli Irawan Menolak untuk Pensiun dari Angkat Besi Nasional Sebelum Dikalahkan oleh Para Atlet Muda.
Eko Yuli Irawan Tolak Pensiun dari Angkat Besi Nasional Sebelum Dikalahkan Para Junior (© 2024 Bola.net)

Atlet angkat besi putra asal Jawa Timur, Eko Yuli Irawan, menegaskan ogah pensiun dari kancah nasional selama para juniornya belum mampu menandingi dirinya sendiri. Hal ini ia nyatakan merebut medali emas kelas 67 kg putra PON Aceh-Sumut 2024 dengan total angkatan 309 kg di GOR Seramoe, Banda Aceh, Kamis (5/9/2024).

Dua pesaing terdekatnya, yakni Muhammad Nur Fuad Jamal dan Harjianto, tertinggal agak jauh di belakang Eko. Fuad hanya mampu menorehkan total angkatan 287 kg, sedangkan Harjianto memiliki catatan total angkatan 268 kg.

“Jadi, kami mendidik mereka, kalahkan yang nomor satu, bukan yang nomor satu pensiun baru muncul gitu. Jadi, selagi saya belum dikalahkan, saya belum akan pensiun untuk di level nasional," kata Eko via Antara.

"Jadi siap-siap saja, kalau bisa mengalahkan, baru saya turun. Jadi jangan selalu mengandalkan yang senior pensiun baru mereka muncul. Kalau bisa kalahkan yang juaranya, maka level mereka akan di Olimpiade juga," lanjutnya.

Eko menyatakan bahwa sejak awal, ia ditentukan untuk meraih medali emas di PON, meskipun baru-baru ini mengalami cedera di Olimpiade Paris 2024. Karena itu, Eko tidak merasa terbebani saat berkompetisi di PON 2024. "Jadi, target saya di sini adalah medali emas, tetapi kondisi saya setelah kembali dari Olimpiade, di mana saya juga mengalami cedera di paha. Jadi, tantangan utama saya adalah cedera yang mungkin kambuh di sini," jelasnya.

Atlet angkat besi berusia 35 tahun tersebut menegaskan bahwa meskipun telah mencapai prestasi di tingkat Olimpiade, ia tidak pernah meremehkan kompetisi di PON dan selalu berusaha memberikan penampilan terbaiknya. "Saya tetap harus berhati-hati, karena saya tidak pernah menganggap remeh lawan. Mungkin orang berpikir, 'Oh, atlet Olimpiade, pasti mudah meraih medali emas di PON'. Namun, bagi saya, itu tidak demikian. Mereka juga memiliki peluang untuk meraih medali, bahkan medali emas," ujar Eko menutup pernyataannya. Sumber: Antara

Rekomendasi