Cerita Erik ten Hag soal Sulitnya Menghadapi Pemain Sepak Bola Gen Z: Mereka Menolak Dikritik

Erik ten Hag menyatakan bahwa generasi pemain saat ini sulit menerima kritik, saat ia berbagi pengalamannya di Old Trafford setelah dipecat sebagai manajer MU.

Gregah Nurikhsani
Oleh Gregah Nurikhsani - Reporter
Cerita Erik ten Hag soal Sulitnya Menghadapi Pemain Sepak Bola Gen Z: Mereka Menolak Dikritik
Pelatih Manchester United, Erik ten Hag memberi instruksi kepada pemainnya saat menghadapi Manchester City pada laga Community Shield 2024 di Wembley Stadium, London, Sabtu (10/8/2024). (AP P (© 2025 Bola.com)

Erik ten Hag mengungkapkan bahwa generasi pemain saat ini mengalami kesulitan dalam menghadapi kritik. Hal ini disampaikan oleh mantan manajer Manchester United tersebut saat ia berbagi pengalamannya di Old Trafford untuk pertama kalinya setelah dipecat. Pelatih asal Belanda ini dipecat oleh MU pada bulan Oktober dan digantikan oleh Ruben Amorim. Ia juga mendapatkan kritik dari mantan pemainnya yang menilai bahwa ia terlalu ketat selama dua tahun menjabat di klub.

"Generasi ini, misalnya, secara umum memiliki kesulitan dalam menghadapi kritik," jelas Ten Hag saat muncul di podcast SEG Stories.

"Kritik benar-benar mempengaruhi mereka. Generasi saya tumbuh dengan kulit yang jauh lebih tebal. Anda bisa lebih langsung. Jika saya melakukan itu dengan pemain saya, itu akan mendemotivasi mereka," sambung dia.

Ten Hag, yang berusia 55 tahun, dikenal pernah mengalami ketegangan dengan Cristiano Ronaldo pada beberapa bulan awal kedatangannya di klub. Ia juga mengambil keputusan untuk mengeluarkan Jadon Sancho dari tim utama setelah secara terbuka mempertanyakan keseriusan winger Inggris tersebut dalam mengikuti latihan. \

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Raphael Varane menggambarkan mantan manajernya sebagai sosok yang cenderung tegang. Ia juga mengungkapkan bahwa setelah mengungkapkan kekhawatirannya kepada Ten Hag mengenai hubungan tim, ia tidak diturunkan dalam pertandingan selama dua bulan.

Sejak dipecat tahun lalu, Ten Hag belum mengambil pekerjaan baru. Meskipun baru-baru ini namanya dikaitkan dengan posisi di Borussia Dortmund, ia menyatakan bahwa ia mungkin tidak akan kembali ke dunia pelatihan karena masih memikirkan langkah selanjutnya. "Ada begitu banyak hal lain yang bisa saya lakukan," ungkap mantan pelatih Ajax tersebut.

"Mungkin tetap di dunia sepak bola, tetapi dalam posisi baru sebagai manajer. Itu adalah salah satu opsi. Dan mungkin sesuatu yang benar-benar berbeda," imbuhnya.

Ten Hag menjelaskan bahwa ia telah bekerja bersama saudaranya dalam proyek bisnis. "Saya telah bekerja dengan saudara-saudara saya akhir-akhir ini. Kami memiliki perusahaan kami sendiri. Atau lebih tepatnya: mereka memiliki perusahaan mereka sendiri," ujarnya.

Selain itu, ia juga terlibat dalam menjalankan perusahaan bersama ayahnya, yang merupakan kegiatan yang sangat ia nikmati. "Tetapi kami juga menjalankan sebuah perusahaan bersama ayah kami. Itu juga sesuatu yang saya cintai untuk dilakukan. Saya sekarang bisa memberikan perhatian lebih pada hal itu dan itu juga sangat menyenangkan," tutupnya.

Rekomendasi