Memiliki karakter yang humoris dan sering menciptakan tawa tanpa effost membuat komedian Nunung menghadapi tantangan baru saat berakting dalam film Norma: Antara Menantu dan Mertua. Dalam film ini, ia diharuskan untuk menampilkan emosi yang mendalam, termasuk adegan menangis.
Nunung berperan sebagai Bude, yang merupakan figur penting dalam cerita. Film ini mengisahkan Norma, sang tokoh utama menemukan suaminya terlibat dalam hubungan terlarang dengan ibunya sendiri. Sang Bude menjadi orang yang mengungkapkan perselingkuhan tersebut.
"Tantangan banget buat aku karena di sini aku tuh benar-benar nggak boleh komedi," saat ditemui di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/2).
Ia menambahkan, "Ini pengalaman banget, aku di sini nangis, marah, kecewa. Pokoknya nggak boleh ngelawak sedikit pun. Tapi Alhamdulillah aku bisa menjalani semua."
Rasa syukur Nunung semakin bertambah ketika sutradara dan suaminya selalu mengingatkan untuk menunjukkan sisi serius dalam aktingnya. Selama proses syuting, ia selalu meminta arahan dari sutradara untuk mendapatkan hasil yang terbaik.
"Mas Guntur (ingetin) iya aku banyak banget minta arahan dari beliau-beliau gitu," kata Nunung.
Advertisement
Belajar Kendarai Motor
Selain berakting yang penuh emosi, Nunung juga harus menjalani tantangan dengan mengendarai sepeda motor dalam film ini. Untuk mendalami perannya, Nunung mengaku telah berlatih dan bahkan terjatuh ke dalam parit.
"Dulu waktu remaja sempat bawa motor cuma sekarang berapa puluh tahun udah nggak. Aku latihan pas di Solo naik sepeda motor dan akhirnya aku bisa. Jatuh sempet ke got," ungkapnya.
Advertisement
Akting Sampai Muntah-Muntah
Ada satu momen yang tak terlupakan bagi Nunung. Momen tersebut terjadi ketika ia menaiki tangga yang cukup tinggi sambil merasa marah setelah mengetahui adanya perselingkuhan antara menantu dan mertua.
"Karena itu tinggi, jadi benar-benar kaget banget dan di situ adegannya marah dan melihat perselingkuhan di dalam kamar itu dan aku muntah. Tetapi itu aku muntah beneran, aku cape dan di ulang-ulang kan naik tangganya itu," kenang Nunung.
Nunung masih mengingat betul bagaimana perasaannya saat itu. Kaget dan marah bercampur menjadi satu ketika ia menyaksikan adegan yang sangat mengejutkan tersebut. Momen itu menjadi sangat emosional baginya, hingga ia merasa mual dan lelah karena harus terus menaiki tangga yang tinggi.