Sudah 2 Kali Kirim Somasi, Fuji Akhirnya Laporkan Rekan Kerja ke Polisi Atas Kasus Dugaan Penggelapan Dana
Fuji telah secara resmi mengambil langkah untuk menyelidiki dugaan kasus penggelapan dana yang menimpanya.
Fujianti Utami Putri, yang lebih dikenal dengan nama Fuji, telah mengambil langkah untuk menindaklanjuti dugaan penggelapan dana yang menimpanya. Bersama dengan kuasa hukumnya, Sandy Arifin, Fuji telah resmi melaporkan kasus ini di Polres Metro Jakarta Selatan.
"Hari ini kita resmi telah membuat laporan terhadap perusahaan, ada juga perorangan tapi semuanya masih dalam proses lidik ya," ungkap Sandy Arifin di Polres Metro Jakarta Selatan, dikutip Jumat (28/3).
Walaupun laporan telah diajukan, Sandy Arifin belum dapat memberikan rincian lebih lanjut mengenai pihak-pihak yang terlibat atau jumlah kerugian yang dialami oleh Fuji. Ia merekomendasikan agar informasi lebih lengkap dapat diperoleh langsung dari pihak kepolisian.
"Kami tidak berani menyampaikan karena masih dalam proses lidik, mungkin untuk lebih jelasnya bisa tanyakan ke pihak kepolisian," tambahnya.
Dugaan Kasus Penggelapan Dana
Kasus ini dilaporkan dengan indikasi pelanggaran terhadap Pasal 372 dan 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, yang berkaitan dengan tindakan penggelapan dan penipuan. Laporan tersebut mencakup tidak hanya individu, tetapi juga sebuah perusahaan yang diduga terlibat dalam masalah ini.
“Intinya adalah badan usaha, nah nanti yang bertanggung jawab di situ siapa-siapanya itu mungkin akan lebih jelas pada saat sudah ada panggilan pada pihak terlapor,” ungkap Sandy.
Siap Hadirkan Saksi
Mengenai kerugian yang dialami oleh Fuji, Sandy menekankan pertanyaan tersebut sebaiknya diajukan kepada pihak berwenang. Ia juga menyatakan dalam waktu dekat, mereka akan mempersiapkan saksi serta bukti yang diperlukan.
"Untuk nilainya, teman-teman bisa tanya ke polisi melalui humas. Dalam jangka waktu terdekat kami akan menyiapkan saksi dan panggilan serta bukti-bukti," kata Fuji.
Dibawa Kabur Terlapor
Di sisi lain, Fuji mengungkapkan tidak terlalu ingat tentang rincian kerugian yang dialaminya. Meski begitu, ia menegaskan uang hasil jerih payahnya pernah dibawa kabur oleh mantan rekan kerjanya.
"Nggak begitu ingat karena itu kan kaitannya sama manajer aku ya," tutur Fuji.
Walaupun merasa dirugikan, Fuji berusaha untuk tetap optimis dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai pelajaran yang berharga. Ia juga menekankan pentingnya penegakan keadilan dalam situasi ini.
"Dijadikan bahan pembelajaran aja kali ya buat ke depannya. Itu aja paling, udah terjadi nggak usah disesalin banget, yang penting keadilan harus ditegakkan," tambah Fuji.