Jalani Bayi Tabung, Ini Potret Jessica Iskandar Umumkan Kehamilan Anak ke-3- Sempat Bikin Penasaran karena Suntik Perut Sendiri

Intip yuk foto-foto Jessica Iskandar umumkan kehamilan!

Ana Safarotin Magfiroh
Oleh Ana Safarotin Magfiroh - Reporter
Jalani Bayi Tabung, Ini Potret Jessica Iskandar Umumkan Kehamilan Anak ke-3- Sempat Bikin Penasaran karena Suntik Perut Sendiri
Jalani Bayi Tabung, Ini Potret Jessica Iskandar Umumkan Kehamilan Anak ke-3- Sempat Bikin Penasaran karena Suntik Perut Sendiri (Merdeka.com)

Jedar, yang sudah punya dua anak, ternyata ingin menambah lagi. Sekarang, dia sedang hamil anak ketiga.

Hamil Anak Ke-3

Hamil Anak Ke-3
Dok. Istimewa

Jedar mengungkapkan sendiri kabar bahagia tersebut di akun Instagram pribadinya dalam video singkat, di mana dokter menyatakan dia hamil, dan kemudian dia dan Vincent berpelukan dengan bahagia.

Penuh Kebahagiaan

Penuh Kebahagiaan
Dok. Istimewa

Netizen ramai memberikan ucapan selamat dan doa di kolom komentar, menyatakan kebahagiaan mereka atas kehamilan Jedar.

Terus Minum Obat

Terus Minum Obat
Dok. Istimewa

Dokter menyarankan Jedar untuk terus minum obat yang diberikan selama program bayi tabung yang dipilihnya.

Ungkapan Jedar

Ungkapan Jedar
Dok. Istimewa

"Kita mendapatkan embrio yang terbaik lewat sebuah teknologi yang udah canggih banget sekarang apalagi yang dimiliki Surabaya ini. Kita juga ngejar untuk bisa punya anak kelahiran tahun naga gitu," ujarnya saat konferensi pers secara daring pada Senin (20/5).

Bikin Publik Penasaran

Bikin Publik Penasaran
Dok. Istimewa

Sebelumnya, Jedar membuat publik penasaran dengan kebiasaannya menyuntik perut sendiri secara rutin dan sesekali diambil darahnya.

Jalani Program Bayi Tbung

Jalani Program Bayi Tbung
Dok. Istimewa

Banyak yang menduga Jedar mengidap diabetes atau sedang menyuntikkan obat pengencer darah, padahal sebenarnya dia sedang menjalani program bayi tabung.

Alasan Jedar Bayi Tabung

Alasan Jedar Bayi Tabung
Dok. Istimewa

Jedar mengakui ingin mengurangi risiko kelahiran bayi dengan masalah melalui program bayi tabung, terutama karena usianya yang dianggap rentan pada usia 35 tahun.

Rekomendasi