Potret Rumah Masa Kecil Sara Wijayanto, Bangunan Khas Zaman Belanda

Rumah Masa Kecil Sarah Wijayanto yang Penuh Kenangan

Maya Tyas
Oleh Maya Tyas - Reporter
Potret Rumah Masa Kecil Sara Wijayanto, Bangunan Khas Zaman Belanda
Potret Rumah Masa Kecil Sara Wijayanto, Bangunan Khas Zaman Belanda (Merdeka.com)

Sering membuat konten-konten horor, kali ini Sara Wijayanto memamerkan rumah masa kecilnya.

Sering membuat konten-konten horor, kali ini Sara Wijayanto memamerkan rumah masa kecilnya.
Dok. Istimewa

Bersama timnya, Sara mengajak para penggemarnya untuk menikmati momen nostalgia masa kecilnya.

Bersama timnya, Sara mengajak para penggemarnya untuk menikmati momen nostalgia masa kecilnya.
Dok. Istimewa

Sara mengunjungi rumah yang pernah ia tempati sewaktu kecil. Ia bersama dengan sang adik, Wisnu.

Sara mengunjungi rumah yang pernah ia tempati sewaktu kecil. Ia bersama dengan sang adik, Wisnu.
Dok. Istimewa

Di area depan rumah masa kecilnya itu, Sara mengatakan bahwa ia dulu tinggal bersama sang kakek. Halaman rumah ini pun cukup luas.

Di area depan rumah masa kecilnya itu, Sara mengatakan bahwa ia dulu tinggal bersama sang kakek. Halaman rumah ini pun cukup luas.
Dok. Istimewa

Sara sangat menikmati masa kecilnya, tak heran jika ia sangat senang bisa bernostalgia lagi.

Sara sangat menikmati masa kecilnya, tak heran jika ia sangat senang bisa bernostalgia lagi.
Dok. Istimewa

Menurut Sara banyak barang-barang yang ada di rumah tersebut yang posisinya masih sama.

Menurut Sara banyak barang-barang yang ada di rumah tersebut yang posisinya masih sama.
Dok. Istimewa

Sara pun kemudian memotret foto-foto sang kakek yang sudah meninggal.

Sara pun kemudian memotret foto-foto sang kakek yang sudah meninggal.
Dok. Istimewa

Beralih ke lantai 2, dengan model bangunan khas zaman Belanda, di sepanjang tangganya, terdapat banyak foto-foto.

Beralih ke lantai 2, dengan model bangunan khas zaman Belanda, di sepanjang tangganya, terdapat banyak foto-foto.
Dok. Istimewa

Tak hanya bernostalgia, Sara juga memperkenalkan sang tante.

Tak hanya bernostalgia, Sara juga memperkenalkan sang tante.
Dok. Istimewa
Rekomendasi