Rizky Febian merayakan Nyepi Tahun Baru Saka 1946 dengan Mahalini di Bali, kampung halaman kekasihnya.
Advertisement
Pengalaman BarU Iky
Pada kesempatan tersebut, Ikky menambah pengalaman baru dengan berpartisipasi dalam tradisi pengerupukan.
Advertisement
Tradisi Bali
Dilansir dari Kemdikbud.go.id, pengerupukan adalah tradisi sebelum perayaan Nyepi di Bali, di mana banyak Ogoh-ogoh yang melambangkan elemen buruk turun ke jalan-jalan.
Advertisement
Ikut Adat Bali
Rizky Febian, yang telah akrab dengan budaya dan kesenian Jawa Barat, mencoba gamelan dari Pulau Dewata, termasuk kendang dan reong Bali.
Advertisement
Prosesi Mengarak Ogoh-ogoh
Selain itu, Rizky Febian juga mengikuti prosesi mengarak ogoh-ogoh bersama pemuda setempat dengan dukungan penuh dari Mahalini.
Advertisement
Rizky Febian
Meski baru pertama kali terlibat, Rizky Febian terbukti mampu mengikuti ritme pengarak lainnya dalam memanggul ogoh-ogoh yang besar.
Advertisement
Keakraban Mahalini dan Riky Febian
Menariknya, Rizky Febian dan Mahalini tetap terlihat sangat dekat di tengah keseruan tradisi Pengerupukan yang diselenggarakan oleh umat Hindu di Bali.
Advertisement
Aksi Manis Mahalini
Mahalini memberikan isyarat hati kepada Rizky Febian yang sedang siap untuk mengarak ogoh-ogoh. Aksi manis Mahalini ini dijawab dengan isyarat hati yang sama dari sang kekasih.
Advertisement
Miliki Keyakinan yang Berbeda
Berpartisipasi dalam tradisi bersama Mahalini, yang memiliki keyakinan yang berbeda, tentunya menjadi pengalaman baru yang tak terlupakan bagi Rizky Febian.
Advertisement
Curhatan Rizky Febian
"Akhirnya ngerasain pengerupukan dan nyepi di bali. Makasih honeyy @mahaliniraharja," ungkap Rizky Febian dalam caption postingan Instagram-nya diiringi tagar #budaya dan #toleransi.