Di tengah kesedihan yang masih menyelimuti dirinya, Aji Darmaji, suami dari almarhumah Mpok Alpa, berusaha untuk tetap tegar demi ketiga anak mereka.
Ia selalu teringat akan percakapan terakhir yang dilakukan bersama almarhumah, di mana istri tercintanya itu selalu menekankan pentingnya masa depan anak-anak mereka.
Aji mengungkapkan bahwa almarhumah memberikan pesan agar kesehatan dan pendidikan anak-anak menjadi prioritas utama. Dalam suasana haru, Aji berusaha untuk memenuhi pesan yang disampaikan oleh mendiang istrinya.
"Pesan almarhumah, 'Pah, Pah,' gitu. 'Anak-anak susunya jangan sampai kurang ya. Biar pada sehat,' kayak gitu kan. 'Makanannya perhatiin," ungkap Aji Darmaji saat ditemui di kediamannya, Kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, Senin (18/8).
"'Sekolahnya yang tinggi, Pah.' 'Iya, insyaAllah, Mah. Bismillah, pasti disekolahin, pasti dikasih makanan yang bener-bener sehat'," kata Aji menirukan percakapan tersebut dengan penuh rasa haru. Keahlian memasak almarhumah menjadi salah satu kenangan terindah bagi suami Mpok Alpa. Ia menyatakan bahwa masakan istrinya selalu menjadi favorit dan seolah almarhumah bisa mengetahui apa yang diinginkannya tanpa perlu diminta.
Advertisement
Rayakan 12 tahun pernikahan yang harmonis
"Terakhir saya dibikinin tuh, ini hati tapi kok pengen banget makan sayur asem tapi yang dikuningin. Kalau di Betawi tuh pecak asem. Dibikinin nih terakhir kali nih, dibikinin. Sebelum dia drop tuh, dibikinin itu. Hati pengen begitu tapi dibikinin, gitu. Kita enggak ngucap, tapi dibikinin," kata dia.
Pernyataan tersebut mencerminkan keinginan Aji yang sederhana namun penuh makna. Keharmonisan dalam rumah tangga mereka yang telah terjalin selama 12 tahun menjadi cerminan cinta yang kuat di antara mereka.
Aji menekankan bahwa selama menjalani pernikahan, mereka tidak pernah terlibat dalam konflik besar. Mereka selalu menyelesaikan setiap masalah pada hari yang sama.
"Saya semenjak 12 tahun berumah tangga tuh enggak pernah ribut-ribut besar, nggak. Kalau saya marah dan dianya marah, saya diem-dieman. Cuman dia tau, 'Mah, waktu dulu awal nikah kan kita kalau marah ataupun gini, suatu saat kita ada masalah, selesaiin hari itu juga, clear. Jangan sampai berlarut-larut, clear'," jelas Aji. Hal ini menunjukkan komitmen mereka untuk menjaga keharmonisan dan komunikasi yang baik dalam pernikahan.
Advertisement
Mpok Alpa berpulang
Sikap Mpok Alpa yang selalu taat dan menghormati suaminya membuat proses kepergiannya menjadi sangat tenang dan damai. Aji menceritakan momen terakhir bersama sang istri, di mana ia membantunya mengucapkan kalimat tauhid hingga nafas terakhirnya.
"Makanya kan Allah kasih juga perginya mudah, kayak gitu. Mpok seperti orang tidur. Saya tuntun juga masih mau. Saya peluk, saya tuntun. 'Ngikutin ya.' 'Laa ilaaha illallah.' Sampai-sampai Allah, dia merem, meninggal," ungkap Aji Darmaji.
Advertisement
Pemakaman Mpok Alpa telah dilaksanakan
Diberitakan sebelumnya, Mpok Alpa atau Nina Carolina meninggal dunia pada usia 38 tahun pada Jumat pagi, 15 Agustus 2025. Jenazahnya dikebumikan di TPU Kujaran, yang terletak dekat Studio Persari, Jakarta Selatan.
Sejumlah kerabat, termasuk Billy Syahputra dan Anwar BAB, turut mengangkat keranda jenazah Mpok Alpa. Lantunan tahlil mengiringi perjalanan terakhirnya hingga jenazah tiba di tepi liang lahad. Kesedihan menyelimuti para pelayat yang hadir, termasuk beberapa artis yang mengantar jenazah Mpok Alpa ke tempat peristirahatan terakhirnya. Di antara mereka terdapat Anwar BAB dan komika Kiky Saputri, yang tak dapat menahan tangis saat melepas kepergian Mpok Alpa untuk selamanya.