Potret Anggun Ibu Maia Estianty di Acara Siraman Al Ghazali dan Alyssa, Menawan di Usia 85 Tahun

Ibu Maia Estianty tampil anggun dan karismatik di usia 85 tahun saat menghadiri acara siraman Al Ghazali, memancarkan pesona yang luar biasa.

Andre Kurniawan Kristi
Oleh Andre Kurniawan Kristi - Reporter
Potret Anggun Ibu Maia Estianty di Acara Siraman Al Ghazali dan Alyssa, Menawan di Usia 85 Tahun
Potret Ibu Maia Estianty di Acara Siraman Al Ghazali (instagram.com/beril_photo) (© 2025 Liputan6.com)

Menjelang pernikahan Al Ghazali, anak sulung Ahmad Dhani dan Maia Estianty, perhatian publik tertuju pada momen tersebut. Salah satu yang menarik perhatian adalah kehadiran Kusthini, ibu Maia Estianty, yang hadir dalam acara siraman yang berlangsung dengan khidmat dan kaya akan budaya Jawa.

Di usianya yang menginjak 85 tahun, sosok ibunda Maia tetap memancarkan pesona yang luar biasa. Dengan mengenakan busana tradisional Jawa yang bermotif bunga, yang serasi dengan penampilan suaminya, beliau tampil dengan kharisma, ketenangan, dan keanggunan yang menjadi ciri khas seorang ibu dari tokoh ternama.

Kehadiran beliau dalam acara tersebut mencerminkan kuatnya ikatan keluarga serta nilai-nilai tradisi yang dijunjung tinggi dalam perayaan sakral ini. Potret beliau pun viral di media sosial, menggambarkan semangat dan kebanggaan seorang nenek terhadap cucunya di saat-saat penting menjelang pernikahan.

1. Anggun dalam Balutan Busana Tradisional

Dalam gambar pertama, Maia terlihat duduk dengan anggun di kursi roda. Ia mengenakan kebaya yang bermotif bunga merah muda dan fuchsia, yang sangat mencolok namun tetap terlihat elegan. Kebaya tersebut dipadukan dengan jarik klasik berwarna hitam putih, yang mencerminkan budaya Jawa.

Meskipun menggunakan kursi roda, ibunda Maia memancarkan aura yang kuat dan penuh wibawa. Ekspresi wajahnya lembut dan tenang, seolah menyiratkan rasa bangga dan haru terhadap prosesi yang dilalui oleh cucunya tercinta.

Di sampingnya, sang suami berdiri dengan busana yang serasi, lengkap dengan blangkon, yang semakin menegaskan keharmonisan pasangan lansia ini. Mereka tampil sebagai sosok orang tua dan kakek-nenek yang menjadi teladan dalam menjaga tradisi dan nilai-nilai keluarga.

2. Satu Keluarga dalam Nuansa Seragam dan Kehangatan

Foto kedua menunjukkan suasana yang lebih luas dengan kehadiran keluarga besar, di mana kedua orang tua Maia Estianty berdiri di tengah, bersebelahan dengan Al Ghazali.

Dikelilingi oleh anggota keluarga yang mengenakan busana formal berwarna putih dan krem, sang ibunda tampil mencolok namun tetap harmonis. Pilihan busana floral yang dikenakannya menjadi penyeimbang yang mencerminkan kehangatan sosok ibu dan nenek dalam keluarga.

Pose berdiri yang didukung oleh sang cucu menunjukkan bahwa meskipun usianya sudah lanjut dan kondisi fisiknya terbatas, ia tetap berperan aktif dalam momen-momen penting keluarga. Keberadaannya menjadi simbol restu dan doa yang mengalir dari generasi tua kepada generasi penerus.

3. Bersama Keluarga Besar dalam Balutan Nuansa Tradisional

Dalam potret ketiga, terlihat Ibu Maia Estianty yang duduk di tengah-tengah keluarga besar saat mereka berfoto bersama mengenakan busana adat Jawa yang penuh kehangatan. Senyum hangat dan ekspresi tenang yang ia tunjukkan membuatnya menjadi sorotan utama di antara generasi muda yang mengelilinginya.

Meskipun ia menggunakan kursi roda, hal ini tidak mengurangi wibawanya sebagai sosok tertua dan paling dihormati dalam keluarga. Ia tampak bahagia dan bersemangat, dikelilingi oleh anak-anak, cucu-cucu, serta kerabat yang menyertainya dengan penuh cinta dan penghormatan. Penampilannya menunjukkan bahwa usia tidak menjadi penghalang untuk tetap tampil anggun dalam momen-momen istimewa keluarga.

Detail latar belakang yang terdiri dari dekorasi bunga melati dan tanaman hijau semakin memperkuat kesakralan acara siraman yang berlangsung dengan khidmat.

4. Potret Bersama Kakak Maia, Pinky Evianty

Foto terakhir menangkap kehangatan antara Kusthini, ibu Maia Estianty, dan kakak Maia, Pinky Evianty. Mereka berpose di dalam ruangan yang kaya akan nuansa adat Jawa, dihiasi dengan ukiran kayu yang indah, dekorasi bunga putih, serta pencahayaan hangat yang menambah kesan sakral.

Pinky terlihat anggun mengenakan dress merah marun yang dipadukan dengan kerudung senada. Ia berdiri di samping ibunya, menunjukkan ekspresi penuh cinta dan kebanggaan yang mendalam.

5. Potret Lawas Maia Estianty dan Ibunda

Kesuksesan Maia Estianty tidak dapat dipisahkan dari doa serta dukungan besar dari ibunya. Sosok ibu yang kuat dan penuh kasih ini memegang peranan penting dalam perjalanan hidup Maia. Meskipun sibuk sebagai penyanyi dan musisi, Maia selalu menyempatkan waktu untuk mengunjungi kedua orang tuanya.

Nama Kusthini pun menjadi perhatian publik ketika ia hadir di acara pernikahan Maia dengan Irwan Mussry. Dalam kesempatan tersebut, wanita yang lahir pada tahun 1940 ini berhasil menarik perhatian banyak orang dengan penampilannya yang tetap anggun serta tampak awet muda. Sebagai seorang ibu dari enam anak, Kusthini juga dikenal sangat akrab dengan anggota keluarga besar, termasuk cucu-cucunya.

Rekomendasi