Makna Lagu What a Wonderful World dari Louis Armstrong, Soal Keindahan Dunia yang Patut Disyukuri

Menggali makna dari lagu "What A Wonderful World" yang dinyanyikan oleh Louis Armstrong, kita menemukan bahwa karya jazz.

Ruly Riantrisnanto
Oleh Ruly Riantrisnanto - Reporter
Makna Lagu What a Wonderful World dari Louis Armstrong, Soal Keindahan Dunia yang Patut Disyukuri
Foto Louis Armstrong dari New York Sunday News pada 10 Agustus 1947. (Via Wikimedia Commons/New York Sunday News) (Foto Louis Armstrong dari New York Sunday News pada 10 Agustus 1947. (Via Wikimedia Commons/New York Sunday News))

Sebuah lagu klasik berjudul "What A Wonderful World" yang dinyanyikan oleh almarhum Louis Armstrong terdengar seperti sebuah balada nostalgia dari tahun 1940-an, lengkap dengan aransemen orkestra yang megah dan vokal khas Louis Armstrong yang serak. Namun, lagu ini sebenarnya direkam pada tahun 1967, di tengah popularitas lagu-lagu pop seperti "Daydream Believer" dari The Monkees dan "Light My Fire" dari The Doors.

Lagu ini ditulis oleh Bob Thiele, seorang produser di ABC Records yang memiliki kedekatan dengan genre jazz, bersama George Weiss, penulis lagu yang juga dikenal karena menciptakan versi terkenal dari "The Lion Sleeps Tonight." Mereka menciptakan lagu ini khusus untuk Louis Armstrong, yang pada saat itu berusia 66 tahun dan berada di akhir perjalanan kariernya, sebelum meninggal dunia pada tahun 1971 akibat gagal jantung.

Mengenai makna lagu "What A Wonderful World", liriknya menyoroti keindahan alam di sekitar kita, seperti pepohonan hijau, langit biru, senyuman manusia, serta tangisan bayi yang akan tumbuh dewasa. Bagi Armstrong, lirik tersebut sangat relevan dengan kehidupannya sendiri.

Louis Armstrong dan istrinya, Lucille, telah lama menetap di Corona, Queens, New York. "Aku melihat tiga generasi tumbuh di lingkungan itu," ujarnya mengutip berbagai sumber. "Itulah sebabnya aku bisa menyanyikan, 'I hear babies cry, I watch them grow, they'll learn much more than I'll never know.'

Louis Armstrong dikenal mampu menyampaikan kebahagiaan melalui setiap nada terompetnya. "Aku hanya memikirkan semua hari-hari bahagia dan kenangan indahku, lalu not-not itu pun mengalir," ungkapnya.

Lagu yang Hampir Tidak Berhasil Dipromosikan

Makna Lagu What a Wonderful World dari Louis Armstrong, Soal Keindahan Dunia yang Patut Disyukuri
Foto Louis Armstrong dari New York Sunday News pada 10 Agustus 1947. (Via Wikimedia Commons/New York Sunday News) Foto Louis Armstrong dari New York Sunday News pada 10 Agustus 1947. (Via Wikimedia Commons/New York Sunday News)

Menarik untuk dicatat bahwa ketika pertama kali dirilis di Amerika, lagu ini tidak mendapatkan perhatian yang cukup. Larry Newton, yang menjabat sebagai kepala ABC Records, ternyata sangat tidak menyukai lagu tersebut.

Ia lebih memilih lagu-lagu dengan tempo cepat seperti "Hello, Dolly!" yang sebelumnya sukses dinyanyikan oleh Armstrong. Konon, Larry Newton bahkan berusaha untuk menghentikan proses rekaman. Akibatnya, "What A Wonderful World" hanya mampu menempati posisi #116 di tangga lagu Amerika.

Namun, situasi berbeda terjadi di Inggris, di mana lagu ini justru mendapatkan sambutan yang luar biasa. Dirilis oleh HMV, lagu ini menjadi sangat populer dan berhasil mencapai posisi #1 pada April 1968, menjadikannya sebagai single terlaris di Inggris pada tahun tersebut. Dengan pencapaian ini, Armstrong menjadi artis tertua yang berhasil menduduki puncak tangga lagu Inggris, sebuah rekor yang baru terpecahkan pada tahun 2009 oleh Tom Jones.

Lagu yang Selalu Ada

Makna Lagu What a Wonderful World dari Louis Armstrong, Soal Keindahan Dunia yang Patut Disyukuri
Foto Louis Armstrong dari New York Sunday News pada 10 Agustus 1947. (Via Wikimedia Commons/New York Sunday News) Foto Louis Armstrong dari New York Sunday News pada 10 Agustus 1947. (Via Wikimedia Commons/New York Sunday News)

Meskipun awalnya "What a Wonderful World" tidak mendapatkan perhatian yang cukup di Amerika Serikat, lagu ini berhasil meraih kembali popularitasnya setelah ditampilkan dalam film Good Morning, Vietnam (1987). Film tersebut memperkenalkan suara indah Armstrong kepada generasi baru, sehingga lagu ini kembali menduduki tangga lagu dan mencapai posisi #32.

Seiring berjalannya waktu, "What A Wonderful World" semakin banyak dinyanyikan ulang oleh berbagai musisi dari beragam genre. Misalnya, Joey Ramone menampilkan lagu ini dalam album Don't Worry About Me (2002) sebagai bentuk refleksi optimisme di tengah situasi sulit, seperti menghadapi kematian. Selain itu, Katie Melua dan mendiang Eva Cassidy juga membawa lagu ini kembali ke puncak tangga lagu Inggris pada tahun 2007 dengan versi duet yang hanya dijual secara eksklusif di Tesco.

Tidak hanya itu, Kenny G juga menciptakan sebuah duet posthumous dengan Armstrong pada tahun 1999, meskipun mendapatkan kritik tajam dari para penggemar jazz yang menganggapnya tidak sesuai. Versi medley dari lagu ini juga menjadi populer berkat aransemen yang dibuat oleh Israel Kamakawiwo'ole, yang memadukan "What a Wonderful World" dengan lagu "Over The Rainbow."

What A Wonderful World

Meskipun "What A Wonderful World" kini dikenal sebagai salah satu lagu paling ikonik dari Louis Armstrong, lagu ini sebenarnya tidak mencerminkan keseluruhan perjalanan kariernya yang kaya akan kontribusi di dunia jazz.

Lagu tersebut berhasil membawa Armstrong ke telinga pendengar di luar komunitas jazz, sekaligus memperkuat posisinya sebagai musisi legendaris.

Selain itu, "What A Wonderful World" lebih dari sekadar sebuah lagu; ia berfungsi sebagai pengingat akan keindahan sederhana yang sering kali terabaikan di tengah kesibukan hidup. Melalui suaranya yang tulus, Louis Armstrong mengajak kita untuk kembali menghargai keindahan dunia ini dalam bentuknya yang paling murni.

Infografis: 14 Layanan Publik Komersial Yang Wajib Bayar Royalti Lagu (Liputan6.com / Abdillah)
Infografis: 14 Layanan Publik Komersial Yang Wajib Bayar Royalti Lagu (Liputan6.com / Abdillah)
Rekomendasi