Selama menjalani masa hukuman, Ammar Zoni tidak hanya berusaha memperbaiki diri secara spiritual, tetapi juga merasakan kerinduan yang mendalam terhadap anak-anaknya. Kuasa hukumnya, Jon Mathias, menjelaskan Ammar sebenarnya memiliki peluang untuk bertemu dengan anak-anaknya, namun ia belum sepenuhnya siap secara mental.
"Kesempatan ada, dia memang merindukan anak-anaknya, tetapi menurut informasi dari mantan istrinya, Irish Bella, sebenarnya diperbolehkan untuk bertemu. Hanya saja, Ammar mungkin merasa belum siap untuk bertemu dalam situasi yang seperti ini," ungkap Jon Mathias ketika dihubungi, Minggu (27/4).
Advertisement
Boleh Video Call
Komunikasi menggunakan video call kini menjadi salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi rasa rindu. Jon Mathias menyatakan Irish Bella, yang merupakan mantan istri, sebenarnya telah memberikan izin untuk melakukan komunikasi melalui sambungan video.
“Dari istrinya, Irish, sebenarnya diperbolehkan. Cuma Ammar-nya ibaratnya kurang siap ketemu di dalam sel begitu,” ungkap Jon Mathias.
Advertisement
Belum Siap Bertemu Anak-Anak
Meskipun Ammar belum merasa siap untuk bertemu secara langsung atau melalui video call, kesempatan tetap ada dengan bantuan dari pihak rutan. Jon Mathias menjelaskan petugas rutan umumnya memberikan izin khusus kepada tahanan untuk memanfaatkan fasilitas telepon di bawah pengawasan.
"Nah kemungkinan ada lah ya biasanya petugas-petugas rutan baik juga, kan boleh melakukan peminjaman HP petugas untuk dia menghubungi keluarga. Video call itu biasanya diperbolehkan sepanjang bukan dua punya (HP) sendiri," ucap Jon Mathias.
Jon Mathias menegaskan seluruh penggunaan alat komunikasi di dalam rumah tahanan harus mematuhi prosedur dan peraturan yang telah ditetapkan. Ia juga menekankan Ammar harus menghormati peraturan tersebut selama menjalani masa hukumannya.
"Artinya kan kalau tahanan nggak boleh pakai HP, tapi kalau meminjam kan biasa ada dan boleh dipinjamkan untuk melepas rindu dengan keluarga dan anak, ya saya rasa pasti ada rules-nya, pasti diberikan," jelas Jon Mathias.