Kimbab Family mungkin sudah dikenal luas sebagai keluarga youtuber Indonesia-Korea yang harmonis. Mereka telah menginspirasi banyak orang, baik anak muda maupun orang tua, khususnya di Indonesia, dengan membagikan momen kehidupan sehari-hari mereka sebagai keluarga multikultural yang tinggal di Korea.
Mari kita kenali lebih dekat Gina Selvina, yang akrab dipanggil Mama Gina dari Kimbab Family. Ia bersedia berbagi cerita mengenai perannya sebagai seorang ibu dari tiga anak di Korea Selatan.
Dari video berdurasi lima menit yang diunggah di media sosial, Mama Gina, yang merupakan exclusive talent Gushcloud, dengan penuh semangat menceritakan pengalaman membesarkan anak-anak yang berasal dari berbagai budaya. Dia menekankan pentingnya komunikasi dalam rumah tangga serta memberikan tips untuk menjaga kesehatan mental di tengah kesibukan sebagai ibu rumah tangga.
"Karena gap umurnya enggak jauh beda, jadi semua harus adil," kata Mama Gina dikutip Selasa (15/4).
Advertisement
Suka Duka Jadi Ibu 3 Anak
Memiliki tiga anak dengan rentang usia yang dekat di negara asing tentunya bukan hal yang mudah. Namun bagi Mama Gina, kunci untuk menjalani perannya sebagai ibu adalah dengan bersikap adil kepada semua anaknya.
Dia juga membagikan tips berharga bagi para ibu yang memiliki banyak anak, seperti memilih pakaian anak dengan warna netral agar dapat digunakan secara bergantian.
"Ini tips hemat, kalau beli baju pilih warna netral biar bisa dipakai adiknya," ungkap Mama Gina sambil senyum.
Advertisement
Komunikasi Jadi Kunci Keluarga Harmonis
Tinggal di Korea bersama suami dan anak-anak, Mama Gina menekankan komunikasi terbuka dalam keluarga sangatlah penting, terutama dengan pasangan.
"Kadang-kadang suami enggak tahu apa yang kita pikirin, jadi kita harus ngomong. Terbuka, supaya ke depannya suami udah tahu saya maunya apa," ungkap Mama Gina.
Menurutnya, komunikasi yang baik juga diperlukan dalam pembagian peran di rumah. Ia berpendapat bahwa tidak ada pembagian tugas yang kaku antara dirinya dan suami. Mereka saling membantu dalam mengurus anak dan mengelola rumah tangga.
"Kalau peran khusus sebenernya tidak ada, semuanya di bagi. Appa Jay juga kadang bantu ngerjain PR anak, nyiapin sarapan juga. Jadi yang dibagi paling memperkenalkan budaya masing-masing, selain itu semuanya sama-sama," jelas Mama Gina.
Selain itu, Mama Gina juga menanamkan nilai penting tentang saling menghargai kepada anak-anak mereka.
"Menghargai satu sama lain. Jadi orang tua ke anak dan anak ke orang tua. Respect each other." tegasnya.
Dalam keluarga multikultur ini, mereka mengenalkan budaya masing-masing, termasuk kebiasaan sehari-hari yang mungkin berbeda, seperti penggunaan tangan kiri di Korea dan Indonesia. Di Indonesia, penggunaan tangan kiri bisa dianggap tidak sopan, sedangkan di Korea tidak demikian.
Advertisement
Tetap Jaga Kesehatan Mental
Di tengah kesibukan merawat tiga anak dan mengurus rumah, Mama Gina juga menekankan pentingnya kesehatan mental. Ketika merasa kelelahan, ia tidak segan untuk mengungkapkan perasaannya kepada suami.
"Karena di rumah hanya ada saya, akang, dan anak-anak, kalau lagi kecapekan, saya bilang ke suami 'Akang, saya hari ini mau off bersih-bersih,'" ungkap Mama Gina.
Dengan anak-anak yang kini sudah mulai bersekolah, Mama Gina memanfaatkan waktu yang ada untuk me time, seperti berolahraga dan menikmati waktu mandi yang panjang dan menenangkan.
"Kegiatan yang saya suka lakukan adalah mandi yang lama dan olahraga," kata Mama Gina.
Selain itu, Mama Gina juga memperhatikan kualitas tidurnya untuk mengatur emosi dan tetap tenang dalam menghadapi anak-anak.
"Tidur yang cukup itu penting banget. Kalau kita kurang tidur, suka tantrum dan bisa mempengaruhi anak-anak," tambahnya.
Melalui pengalaman yang dimilikinya, Mama Gina menunjukkan keharmonisan dalam keluarga dapat dibangun melalui komunikasi yang baik, kerja sama, dan saling menghargai. Meskipun berada jauh dari tanah air, ia berhasil menciptakan suasana rumah yang penuh cinta dan kedekatan bersama suami dan anak-anak.