Steven Wongso Dulu Ateis, Pilih Mualaf Karena Butuh Tuhan & Merasa Hidupnya Sangat Ruwet

Steven Wongso sempat ateis. Merasa butuh Tuhan, ia akhirnya memeluk agama Islam.

Astri Agustina
Oleh Astri Agustina - Reporter
Steven Wongso Dulu Ateis, Pilih Mualaf Karena Butuh Tuhan & Merasa Hidupnya Sangat Ruwet
Bucin Banget, Steven Wongso Bingung Putus dengan Arafah Rianti - Masih Berharap Bisa Balikan (YouTube Deddy Corbuzier)

Steven Wongso memutuskan untuk memeluk agama Islam. Keputusannya untuk menjadi mualaf diambil setelah melewati pertimbangan yang sangat matang. Ada beberapa alasan yang membuat Steven mantap untuk mualaf, salah satunya karena ia merasa butuh Tuhan.

Dikanal YouTube Deddy Corbuzier yang tayang 8 April 2025, Steven menjelaskan bahwa dulu ia merupakan seorang ateis. Selama ini, Steven akui tak miliki sandaran hidup. Hingga akhirnya ia membutuhkan kehadiran Tuhan dan memeluk agama Islam dipandu oleh Ustaz Felix. Simak ulasannya berikut ini.

Hidup Terasa Ruwet

Bucin Banget, Steven Wongso Bingung Putus dengan Arafah Rianti - Masih Berharap Bisa Balikan
Bucin Banget, Steven Wongso Bingung Putus dengan Arafah Rianti - Masih Berharap Bisa Balikan YouTube Deddy Corbuzier

Santer dikabarkan bahwa Steven mualaf karena akan menikah dengan Arafah Rianti. Rupanya hal tersebut salah besar soalnya mereka sudah berpisah sejak Februari 2025 lalu. Alasan di balik keputusannya itu karena Steven merasa hidupnya sangat ruwet.

"Katanya lu ruwet hidup lu waktu itu. Lu mencari Islam sebagai?," tanya Deddy Corbuzier.

"Ruwet. Mempertimbangkan karena saya ngerasa, bukan saya ngerasa hidup saya paling berat. Cuma saya ngerasa waktu itu hidup ini ngeluh," terang Steven.

Butuh Tuhan

Steven Wongso
Steven Wongso Hak Cipta: instagram.com/

Di saat Steven merasa hidupnya sangat ruwet, ia mencari jalan untuk mendapat ketenangan batin. Hingga akhirnya ia mantap untuk menjadi mualaf. Salah satu alasan yang membuat Steven memilih agama Islam karena lingkungan yang mayoritas teman-temannya muslim.

"Jadi saya ngerasa kayak saya ini selalu ingin kayak temen-temen saya yang muslim, 'Tenang rezeki udah ada yang ngatur'. Saya kan ateis, siapa yang ngatur rezeki saya pada saat itu ya. Saya jadi bingung. Saya ngerasa capek, hidup tuh ngeluh terus," terang Steven.

"Saya ngerasa ketakutan-ketakutan, misal takut sepi, endorsement gak masuk. Terus ada banyak masalah juga yang kayaknya saya butuh Tuhan deh. Terus saya butuh tempat untuk mengadu. Saya butuh ada orang di belakang saya karena kalau bergantung ke manusia kan manusia datang dan pergi. Kebetulan 90 persen circle saya Islam," sambungnya.

Rekomendasi