Komedian Isa Bajaj akhirnya kembali tampil di hadapan publik setelah lama absen dari dunia hiburan. Alasan di balik keputusannya untuk menghilang bukanlah tanpa pertimbangan.
Isa memilih untuk meninggalkan kariernya demi merawat ibunya yang sedang sakit di kampung halaman. Mengambil keputusan besar ini tentu bukanlah hal mudah bagi Isa Bajaj. Selain harus meninggalkan dunia yang telah membesarkan namanya, ia juga harus menghadapi tantangan finansial yang cukup berat.
Pada saat itu, kondisi ekonomi sedang tidak stabil akibat pandemi, sehingga tabungannya pun terkuras habis untuk biaya perawatan ibunya. Menariknya, keputusan Isa untuk kembali ke kampung tidak terlepas dari saran sang istri, Rahayu Mutiara.
Sang istri menyarankan mereka pindah ke kampung agar Isa dapat lebih fokus merawat ibunya tanpa harus bolak-balik dari Jakarta. Dukungan penuh dari sang istri inilah yang semakin meyakinkan Isa keputusan yang diambilnya adalah langkah yang tepat.
Advertisement
Merantau Sejak Tahun 2001
Isa Bajaj mengungkapkan sejak memulai kariernya di industri hiburan, ia merasa semakin jauh dari orang tuanya. Kesibukan dalam syuting dan berbagai pekerjaan membuatnya sulit untuk menghabiskan waktu berkualitas dengan keluarga.
"Sejak 2001 saya kuliah di Jakarta, lalu masuk Bajaj, terus kerja, saya malah keasyikan. Pulang Lebaran pun cuma sekadar pulang, bukan buat nyenengin ibu atau bapak saya," ujarnya dalam podcast Deddy Corbuzier.
Advertisement
Diminta Pulang Kampung
Ketika keadaan ibunya semakin memburuk, Isa Bajaj memilih untuk kembali ke kampung halamannya. Namun, pilihan ini diambil saat kondisi keuangannya sedang tidak stabil.
"Saat saya mutusin untuk pulang, saya juga lagi nggak stabil secara keuangan. Waktu itu pandemi, jadi pekerjaan di dunia hiburan juga nggak segencar dulu," ungkapnya.
Keputusan tersebut juga didukung oleh istrinya, Rahayu Mutiara, yang bersedia untuk ikut pindah agar Isa tidak perlu melakukan perjalanan bolak-balik ke Jakarta.
Advertisement
Tolak 2 Tawaran Film
Selama berada di kampung, Isa Bajaj menerima tawaran untuk berperan dalam dua film. Namun, ia memutuskan untuk menolak tawaran tersebut karena tidak ingin meninggalkan ibunya yang sedang sakit.
"Ada waktu itu sempat ditawari dua film, bahkan disuruh cukur rambut. Tapi saya tolak, karena kalau saya ambil, ibu saya gimana?" ungkapnya.
Isa lebih memilih untuk tetap berada di samping ibunya dan merawatnya. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, Isa juga membuka warung makan sebagai alternatif sumber penghasilan.
Dengan cara ini, ia bisa tetap menjaga ibunya dan sekaligus mencari nafkah. Meskipun harus menghadapi berbagai tantangan, Isa tetap berkomitmen untuk mendukung keluarganya dengan sepenuh hati.
Advertisement
Temani Sang Ibu hingga Akhir Hayat
Isa Bajaj berada di sisi ibunya ketika ia menghembuskan napas terakhir. Kejadian tersebut sangat mengharukan bagi Isa.
"Ya, itu kayak pengabdian saya buat ibu," sambil menahan air mata.
Deddy Corbuzier, yang mendengarkan cerita Isa, juga merasakan emosi yang mendalam. Dia teringat akan saat-saat ketika ayahnya meninggal, yang membuatnya merasakan sakit kehilangan yang luar biasa.
Momen-momen seperti ini sering kali menyentuh hati dan mengingatkan kita akan pentingnya hubungan keluarga dalam hidup.
Advertisement
Tak Pernah Menyesal Atas Keputusannya Tinggalkan Dunia Hiburan
Walaupun harus melepaskan berbagai hal, Isa Bajaj tetap menegaskan bahwa ia tidak merasa menyesal meninggalkan dunia hiburan demi merawat ibunya.
Menurutnya, tindakan tersebut merupakan wujud bakti terakhirnya sebagai seorang anak. Dia berharap kisah hidupnya dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang agar lebih menghargai waktu yang dihabiskan bersama orang tua.