Raisa telah mempersiapkan penampilannya dengan sangat baik untuk audisi. Di depan kompleks, mobil Noel sudah menunggu, memastikan semua dalam keadaan siap.
Dengan senyuman yang manis, Raisa melangkah masuk ke dalam mobil, sementara Noel duduk bersamanya di bangku belakang. Di rumah Aqeela, Mohan menatap Aqeela dengan rasa puas karena cerita yang mereka ciptakan berhasil menarik perhatian.
"Lihat rangkumannya, bagus nggak?" tanyanya sambil mengambil buku Aqeela dan berusaha membaca tulisan kecil di dalamnya. Aqeela memberikan tatapan sejenak kepada Mohan sebelum mengeluarkan sesuatu dari tasnya, yaitu sepasang kacamata. Mohan melirik sejenak dan berkata, "Aku... belum pernah dapat hadiah dari... cewek."
Di Teras Cafe yang ramai, suasana santai sangat mendukung untuk berdiskusi. Beberapa kelompok sudah duduk di tempat masing-masing, menciptakan atmosfer yang nyaman. Zara masuk dengan langkah yang santai, menyapa teman-temannya satu per satu sebelum duduk dengan percaya diri di antara kelompok Go Green.
Dia segera mengeluarkan buku catatannya. Tak lama setelah itu, Fattah muncul dan menyapa Chaos Crew serta Zara, "Hai Zara..." Di belakang Teras Cafe, Harry dan Fattah terlibat dalam diskusi. Fattah menanyakan tentang Sandy dan perasaannya, kemudian beralih ke pertanyaan, "Ada cewek yang kamu suka?" Harry menjawab, "Kamu pasti lagi ngomongin Zara?" Fattah mengangguk sebagai tanda setuju.