Cerita Denada Ada di Titik Paling Rendah, Tangis Terbanyak yang Tumpah dalam Hidup

Denada menceritakan pengalaman saat orang yang dicintainya diuji dengan sakit. Anak Denada, Aisha diketahui baru saja sembuh dari penyakit leukimia.

Dian Rosadi
Oleh Dian Rosadi - Reporter
Cerita Denada Ada di Titik Paling Rendah, Tangis Terbanyak yang Tumpah dalam Hidup
5 Momen Liburan Denada bareng Anak Usai Sembuh dari Leukemia, Penuh Keseruan. ©2022 Merdeka.com/ Instagram @denadaindonesia

Sosok Denada begitu dikenal di dunia hiburan tanah air. Namanya dikenal sebagai penyanyi.

Denada menceritakan pengalaman saat orang yang dicintainya diuji dengan sakit. Anak Denada, Aisha diketahui baru saja sembuh dari penyakit leukimia.

Hal itu diungkapkan Denada dalam unggahan terbarunya di instagram. Berikut ulasan selengkapnya.

Tangis Terbanyak yang Tumpah dalam Hidup

Denada mengunggah video sang anak, Aisha saat menjalani pengobatan di Singapura. Dia mengingat momen perjuangan mendampingi sang anak.

Denada menyebut jika itu merupakan 5 tahun yang terpenting dalam hidupnya. Dia tak menampik jika momen itu tangis terbanyak yang tumpah dalam hidupnya.

"Flashback. Video2 dari 2018 - 2019. Tahun ini memasuki tahun ke 5 kami di Singapura. 5 tahun yang terpenting dalam hidupku. Tangis terbanyak yg tumpah dalam 4 tahun periode hidupku," tulis Denada di instagram.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Denada Tambunan #ANGGI (@denadaindonesia)

Baca Juga Soal Ayah Kandung, Denada Buka Suara dan Minta Ruang Privasi

Hidupya Dibalikan 180 Derajat

Denada masih ingat saat itu bulan Juni 2018. Hidupnya dibalikan 180 derajat.

"Di Juni 2018, ALLAH SWT membalikkan hidupku 180 derajat hanya dalam waktu sekedip mata. Situasi2 yg membuatku nyaman dan ajeg, tiba2 hilang. Hal2 yg kupikir kekuatanku, diambil dariku. Kalimat2 yang dulu dengan lantang kuucapkan, tiba2 bahkan tak mampu kubisikkan. Semua yang kukenal dari diriku, tiba2 kupertanyakan," tulisnya lagi.

Denada menyebut jika saat itu merupakan titik terendah dalam hidupnya.

"Tak bisa nafas rasanya saat itu. Ga berdaya. Lemah. Aku ditaruh di titik paling rendah dalam hidupku. Kalau sampai sekarang aku masih bisa berdiri dan menceritakan semua ini, percayalah..pada saat itu, momen ini tak pernah mampu kubayangkan. Perjalananku dari masa itu, setiap seretan langkah ku, setiap paksaan sisa tenaga yg harus kukeluarkan sekedar untuk menegakkan punggungku supaya aku tetap berdiri, setiap tarikan nafasku yg ku hela dengan seluruh tenaga untuk memberhentikan air mataku supaya Aisha ga melihatnya, tidak ada sedikitpun, sama sekali, kekuatan yang datang dari ku sendiri," imbuhnya.

Baca Juga 4 Momen Hangat Denada dan Ressa Rossano Sambut Lebaran Usai Konsultasi Psikolog

Semuanya Pertolongan Allah

Denada saat itu mengaku merasa kecil. Namun semuanya bisa berjalan karena pertolongan Allah.

"Tidak ada sedikitpun yg bisa kubanggakan dari diriku. Karena tidak ada secuilpun kekuatan yang milik ku. SEMUANYA hanya karena pertolongan ALLAH SWT. ALLAH SWT tutupi keburukanku. Karena belas kasih ALLAH semata. Karena kebaikan ALLAH semata. Salah satu hal terberat yg bs terjadi dalam hidup, adalah disaat orang yg kita cintai terkena ujian sakit. Sungguh, tidak berdaya dibuatnya," katanya.

"Aku mendoakan, untuk siapapun yang saat ini yang sedang berjuang karena diberikan ujian sakit, dan siapapun yang sedang berjuang karena yang tercinta sedang sakit, semoga ALLAH SWT limpahkan seluruh pertolonganNya, dari segala penjuru, dengan segala cara, lewat berbagai tangan, sehingga perjuangan akan berbuah manis, yaitu kesembuhan yg tercinta. Aamiin Yaa Robbal Alamiin.Terimakasih ku untuk semua yang sudah memberikan doanya tanpa henti, kebaikannya, supportnya, yang sudah menolong kami di masa2 terberat hidup kami," tutupnya.

Baca Juga Dituding Miliki Tiga Anak, Denada Sebut Isu Itu Fitnah
Halaman Berikutnya Film Action The 2nd, Ini Fakta Unik Hadir di Vidio
Rekomendasi