Sebagian Tubuhnya Belum Normal, Fahmi Bo: Alhamdulillah Masih Dipercaya Main Film

Masih ingat dengan artis sinetron Fahmi Bo yang sempat mengidap penyakit stroke di tahun 2018 lalu.

Endang Saputra
Oleh Endang Saputra - Reporter
Sebagian Tubuhnya Belum Normal, Fahmi Bo: Alhamdulillah Masih Dipercaya Main Film
Fahmi Bo. ©2019 Merdeka.com

Masih ingat dengan artis sinetron Fahmi Bo yang sempat mengidap penyakit stroke di tahun 2018 lalu. Akibat penyakit tersebut, Fahmi Bo terpaksa tidak bisa melakukan kegiatan seperti biasanya, termasuk syuting.

Menjalani Rangkaian Perawatan

Hingga saat ini, Fahmi masih terus menjalani rangkaian perawatan untuk bisa segera sembuh total. Selain itu, Ia juga menghindari beban pikiran yang berlebihan.

"(Akupuntur) Masih, obat juga masih. Ya enggak apa-apa sih. Asal menjaga cara kerjanya, waktunya juga. Dan jangan banyak pikiran. Jangan stres, terutama itu," kata Fahmi Bo seperti dikutip dari kapanlagi.com.

Kembali Syuting

Seiring berjalannya waktu, pemain sinetron Lupus ini akhirnya sembuh setelah menjalani rangkaian perawatan intensif. Kini, Fahmi pun sudah mulai kembali syuting lagi, seperti salah satunya di judul sinetron Tukang Ojek Pengkolan.

"Kegiatan masih syuting-syuting, Tukang Ojek Pengkolan masih. Alhamdulillah masih dipercaya dan masih main di film itu," kata Fahmi Bo.

Masih ada Tubuh yang Belum Normal

Meskipun sudah bisa menjalani aktivitasnya seperti biasa, tetapi rupanya Fahmi Bo belum merasa sembuh total dari stroke yang menghantuinya. Masih ada beberapa bagian tubuh yang belum bisa digerakkan secara normal.

"Alhamdulillah udah normal. Paling tinggal kaki-kaki aja yang lemes. Masih ada sisa sisa kaku. Kanan dan kiri, tapi lebih parahan kanan. Kaku aja kaku. (Kalau jalan) Masih, cuma ngeri kalau jalan cepet atau gimana," jelasnya.

Ke Lokasi Syuting Naik Motor

Untuk transportasi ke lokasi syuting, Fahmi mengaku menggunakan motor sendiri.

"Naik motor. Motornya tapi yang kecil-kecil aja, suka nggak kuat. Nggak ada kendala, tapi hati-hati aja, masih takut," kata Fahmi Bo.

 

Rekomendasi