Musim kemarau panjang kerap membuat penghuni rumah waswas soal tanaman hias kesayangan. Namun, tidak semua jenis tanaman rewel soal air. Ada banyak pilihan tanaman hias yang tetap cantik meski jarang disiram, mulai dari kaktus mungil hingga tanaman gantung yang menjuntai indah di teras.
Kesibukan sehari-hari sering membuat orang lupa menyiram tanaman, apalagi bagi yang bekerja di luar rumah dari pagi hingga malam. Alih-alih memaksakan diri merawat tanaman rewel, memilih spesies yang secara alami tahan kekeringan jauh lebih realistis dan tidak menambah beban pikiran di tengah rutinitas padat.
Berikut ini adalah sederet tanaman hias yang tetap cantik meski jarang disiram yang cocok untuk orang yang sibuk, dirangkum oleh Merdeka.com dari berbagai sumber, Minggu (20/9/2026). Simak daftar lengkapnya berikut ini agar tidak salah pilih.
Advertisement
Kaktus dan Sukulen: Si Paling Tahan Kering
Kaktus
Kaktus dikenal sebagai raja tanaman minim air. Tanaman ini terbiasa hidup di iklim gurun sehingga sanggup bertahan hingga empat bulan tanpa disiram bila diletakkan di dalam ruangan. Cara merawatnya pun terbilang mudah: siram dari bagian bawah pot, pastikan drainase lancar, dan sesekali rendam pangkalnya dalam bak berisi air sebulan sekali agar akar menyerap kelembapan secukupnya.
Sukulen
Sukulen masih satu keluarga besar dengan kaktus sehingga punya kemampuan serupa dalam bertahan dari kekeringan. Daunnya yang tebal berfungsi menyimpan cadangan air sehingga tanaman ini tidak mudah layu meski jarang disiram. Meski begitu, sukulen tetap membutuhkan sinar matahari yang cukup agar warnanya tetap segar dan bentuknya tumbuh rapi, bukan memanjang tidak beraturan.
Lidah Buaya
Selain terkenal berkhasiat untuk kesehatan rambut dan kulit, lidah buaya juga tergolong tanaman hias yang bandel soal air. Daging daunnya yang tebal menyimpan cadangan air layaknya sukulen lain, sehingga tanaman ini tidak perlu disiram setiap hari. Cukup letakkan di tempat yang terkena cahaya cukup dan siram kembali setelah media tanamnya benar-benar kering.
Tanaman Giok
Tanaman giok kerap dijadikan penghias meja tamu atau pinggiran jendela karena bentuk daunnya yang bulat mengilap. Meski menyukai sinar matahari, tanaman ini hanya butuh penyiraman secukupnya dan sebaiknya dilakukan ketika kondisi tanahnya sudah benar-benar kering. Perawatan yang minim ini membuat tanaman giok cocok untuk pemula maupun orang dengan jadwal padat.
Donkey Tail
Donkey tail, atau ekor keledai, adalah tanaman gantung berbentuk mirip rangkaian buah anggur hijau yang menjuntai. Uniknya, tanaman ini justru tidak boleh terlalu banyak menampung air karena bisa mempercepat kebusukan. Donkey tail lebih cocok diletakkan di tempat bersuhu hangat seperti teras rumah, sehingga cocok bagi yang jarang sempat menyiram tanaman.
Euphorbia
Euphorbia memiliki batang tebal berduri dengan bunga yang bisa mekar sepanjang tahun asalkan diletakkan di lokasi kering dan hangat. Tanaman ini termasuk toleran kekeringan sehingga tidak menuntut penyiraman rutin. Bentuknya yang unik membuat euphorbia sering dijadikan focal point taman minimalis atau pot besar di halaman rumah.
Advertisement
Tanaman Berbunga Tahan Kering
Adenium
Adenium, atau yang biasa disebut kamboja jepang, punya ciri khas batang besar dengan bagian bawah menyerupai umbi tempat menyimpan cadangan air. Tanaman ini hanya perlu disiram ketika media tanamnya terasa kering, meski di musim kemarau penyiraman bisa sedikit ditambah. Bunganya yang berwarna cerah membuat adenium jadi favorit pencinta tanaman hias halaman rumah.
Krokot Mawar
Krokot mawar adalah tanaman berbunga mungil yang tahan kekeringan berkat daun sukulennya yang tebal. Tanaman ini bisa tumbuh subur meski ditanam di tanah kering dan minim penyiraman, namun kurang tahan terhadap cuaca dingin. Warnanya yang beragam, mulai dari merah muda hingga oranye, membuat krokot mawar cocok sebagai penghias pot gantung atau taman kering.
Oleander
Oleander adalah tanaman semak tropis yang menghasilkan bunga harum dan sangat toleran terhadap kekeringan, cukup disiram saat tanahnya sudah kering. Meski perawatannya mudah, seluruh bagian tanaman ini beracun sehingga perlu kehati-hatian bila diletakkan di rumah yang ada anak kecil atau hewan peliharaan. Oleander lebih cocok ditanam di halaman terbuka.
Lavender
Lavender dikenal luas bukan hanya karena warna ungunya yang cantik, tapi juga aromanya yang dipercaya bisa mengusir nyamuk. Tanaman ini cukup diletakkan di bawah sinar matahari yang memadai dan tidak perlu disiram terlalu sering. Kombinasi keindahan dan manfaat inilah yang membuat lavender jadi pilihan populer untuk mempercantik teras rumah.
Bunga Violet Afrika
Berbeda dari kebanyakan tanaman berbunga, violet afrika justru menyukai kondisi kering di antara jadwal penyiraman. Cara terbaik merawatnya adalah menaruh pot di atas piring kecil berisi air dan kerikil untuk drainase, atau menyiram hati-hati dengan corong sempit agar air tidak mengenai daun. Bunganya yang mungil dan warna-warni cocok mempercantik meja kerja atau ambang jendela.
Advertisement
Tanaman Daun Tropis Minim Perawatan
Lidah Mertua
Lidah mertua atau sansevieria menjadi salah satu tanaman hias paling populer beberapa tahun terakhir berkat kemampuannya hidup di iklim kering dan panas. Tanaman ini cukup disiram satu hingga dua kali seminggu dan bisa bertahan di hampir semua kondisi cahaya, dari terik hingga redup. Selain mudah dirawat, lidah mertua juga dikenal mampu menyaring udara di dalam ruangan.
Tanaman ZZ
Tanaman ZZ atau Zamioculcas zamiifolia memiliki daun hijau mengilap yang tetap terlihat segar meski diletakkan di ruangan minim cahaya. Penyiramannya pun tidak perlu sering, cukup setiap dua hingga tiga minggu sekali. Karakter yang praktis tidak dapat dihancurkan ini menjadikan tanaman ZZ pilihan favorit bagi pemula yang baru belajar merawat tanaman hias.
Siklok
Siklok punya ciri khas daun panjang dan runcing yang mengarah ke atas, cocok untuk rumah dengan ruang terbatas karena bentuknya yang tidak memakan banyak tempat. Tanaman ini bisa bertahan hidup tanpa air dalam waktu cukup lama dan tetap tumbuh sempurna meski pemiliknya lupa menyiram. Siklok juga tahan diletakkan di area dengan cuaca panas.
Pohon Ara Daun Biola
Pohon ara daun biola atau fiddle leaf fig membutuhkan kelembapan untuk tumbuh subur, namun penyiraman berlebihan justru berisiko membuat akarnya membusuk. Tanda paling mudah dikenali saat tanaman ini kelebihan air adalah daun yang menguning. Sebaiknya siram sekali dalam seminggu dan pastikan potnya tidak pernah tergenang air agar akar tetap sehat.
Sirih Gading
Sirih gading atau pothos dikenal sebagai salah satu tanaman rambat paling toleran terhadap kelalaian pemiliknya. Daunnya yang berbentuk hati dengan corak hijau-kuning tetap terlihat rimbun meski jarang disiram, asalkan medianya tidak sampai kering total dalam waktu lama. Tanaman ini juga tahan diletakkan di sudut ruangan dengan cahaya rendah, cocok untuk kantor maupun kamar tidur.
Aglaonema
Aglaonema atau sri rejeki punya corak daun berwarna-warni yang membuatnya jadi primadona tanaman hias indoor. Meski tampilannya mewah, perawatannya justru tergolong sederhana karena tanaman ini hanya butuh disiram ketika media tanamnya mulai kering. Aglaonema juga cukup toleran terhadap cahaya redup, sehingga cocok diletakkan di ruang tamu maupun sudut kantor.
Advertisement
Tanaman Gantung dan Merambat
Ivy
Tanaman ivy menyukai tanah yang cenderung kering sehingga cukup disiram sekitar seminggu sekali. Lokasi terbaik untuk meletakkannya adalah area yang terkena sinar matahari tidak langsung, tidak terlalu teduh namun juga tidak terik. Ivy sering ditempatkan di rak yang lebih tinggi agar batangnya bisa menjuntai bebas ke bawah, menciptakan kesan hijau yang rimbun.
Spider Plant (Lili Paris)
Spider plant atau lili paris terkenal karena daunnya yang tidak mudah layu, bahkan bisa segar kembali meski sempat lupa disiram dalam beberapa waktu. Cukup disiram seminggu sekali saat musim kemarau, tanaman ini lebih menyukai cahaya terang namun tetap di tempat teduh. Selain cantik, lili paris juga dikenal bermanfaat menyaring udara di dalam ruangan.
Hoya
Hoya atau dikenal juga sebagai tanaman lilin punya daun tebal mengilap yang menyimpan cadangan air, sehingga tidak perlu sering disiram. Tanaman rambat ini cocok digantung di teras atau dekat jendela dengan cahaya cukup, dan justru berisiko busuk akar bila terlalu sering disiram. Saat mekar, bunga hoya yang berbentuk bintang kecil mengeluarkan aroma manis yang khas.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Tanaman Hias yang Tetap Cantik Meski Jarang Disiram
Apa saja tanaman hias yang paling tahan tidak disiram dalam waktu lama?
Kaktus dan berbagai jenis sukulen seperti lidah buaya, tanaman giok, serta donkey tail termasuk yang paling tahan lama tanpa disiram karena mampu menyimpan cadangan air di batang atau daunnya.
Berapa lama tanaman hias tahan kering bisa dibiarkan tanpa disiram?
Tergantung jenisnya; kaktus bisa bertahan sampai empat bulan di dalam ruangan, sementara tanaman ZZ dan lidah mertua cukup disiram setiap dua hingga tiga minggu sekali.
Apa ciri tanaman hias yang cocok untuk orang sibuk?
Tanaman dengan daun atau batang tebal yang menyimpan cadangan air, tahan terhadap berbagai kondisi cahaya, serta tumbuh lambat sehingga jarang butuh repotting maupun pemangkasan.
Apakah tanaman hias tahan kering tetap butuh sinar matahari?
Ya, hampir semua tanaman tahan kering seperti sukulen dan adenium tetap membutuhkan sinar matahari yang cukup agar tumbuh optimal, meski kebutuhan airnya rendah.
Bagaimana cara mengetahui tanaman hias sudah waktunya disiram?
Cara paling mudah adalah mengecek kelembapan media tanam dengan jari; jika permukaan tanah sudah kering sepenuhnya beberapa sentimeter ke dalam, itu tandanya tanaman siap disiram kembali.