Komedian Narji turut berduka atas kepergian Omas. Pria yang juga Ketua Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI) Banten ini menyampaikan duka cita atas kepergian sosok komedian senior Indonesia tersebut.
Hal itu disampaikan Narji dalam video yang dia unggah di instagramnya. Dia menyampaikan permintaan maaf kepada mendiang Omas karena kerap banyak salah.
Advertisement
Sampaikan Duka Cita
Hal itu terungkap dari postingan Narji di instagram. Dia baru mendapat kabar soal kepergian Omas untuk selama-lamanya.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. innalillahiwainnailaihirojiun . Telah berpulang ke rahmatullah seorang seniman komedi besar Indonesia almarhumah Omaswati atau yang biasa kita kenal dengan Mpok Omas. Saya atas nama pribadi dan Paski Banten mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya," kata Narji/
Advertisement
Narji Minta Maaf
Narji pun menyampaikan permohonan maafnya. Sebab dia sering bercanda dengan mendiang Omas semasa hidup.
"Innalillahi wainnaillaihi rojiuun. Selamat jalan pok mohon maaf saya banyak salah sering bercanda semasa hidup #omaswati #pokomas @narji_tv @diyanarji @agusbolehsalim @ariefabian3 @strnm2020 @bantenpaski," tulis Narji.
Advertisement
Sampaikan Doa
Narji pun menyampaikan doa untuk mendiang Omas.
"Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran. Selamat jalan mpok Omas. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT. amin," kata Narji.
Advertisement
Sakit Komplikasi
Omas dikabarkan mengidap sakit komplikasi diabetes dan paru-paru.Omas sempat menjalani perawatan di rumah sakit.Berkali-kali masuk RS membuatnya tidak kerasan. Sampai akhirnya dia pun meminta untuk menjalani rawat jalan di rumah.
"Sebenarnya ada yang bilang gula juga ya, tetapi setahu saya enggak tahu pasti. Sebenarnya dia sih gula juga, paru-paru juga, maag juga," kata Mastur yang merupakan adik mendiang Omas.
Advertisement
Omas Meninggalkan 3 Orang Anak
Omas meninggalkan tiga orang anak yaitu dua orang anak laki-laki dan satu orang anak perempuan. Ketiga anaknya bernama Muhammad Rizky Dioambiah, Dinda Olivia dan Dimas Aji Septian.