Niatnya Ngeprank, Uya Kuya Kaget Nino Langsung Bawa Koper & Pilih Pergi dari Rumah

Dengan berat hati, Uya Kuya dan sang istri, Astrid mengungkap sebuah hal mengejutkan mengenai anak keduanya, Nino. Kepada Nino, Uya dan Astrid mengatakan bahwa ia merupakan anak angkat.

Astri Agustina
Oleh Astri Agustina - Reporter
Niatnya Ngeprank, Uya Kuya Kaget Nino Langsung Bawa Koper & Pilih Pergi dari Rumah
Uya Kuya. YouTube Uya Kuta Tv ©2020 Merdeka.com

Dengan berat hati, Uya Kuya dan sang istri, Astrid mengungkap sebuah hal mengejutkan mengenai anak keduanya, Nino. Kepada Nino, Uya dan Astrid mengatakan bahwa ia merupakan anak angkat.

Pengakuan Uya itu ada dalam video di saluran YouTube Uya Kuya TV dengan tajuk 'Prank Nino Bukan Anang Kandung Mama Papa, Nino Kabur dari Rumah!?' yang tayang 17 Juni 2020.

Uya mengajak Nino untuk berbincang di ruang keluarga apartemen mereka. Di sana, Uya mengatakan hal yang selama ini tak pernah diungkapkannya. Ia menyebut bahwa Nino bukan anak kandungnya.

"Mama Papa mau ngomong kalau kamu bukan anak kandung kita berdua," kata Uya.

"Maksudnya apa? Ya aku gak akan percaya kalau gak ada buktinya," terang Nino.

Mendengar apa yang diucapkan oleh Uya, Nino tak begitu saja percaya. Ia meminta bukti, namun Astrid berusaha meyakinkan hal tersebut. Nino tetap tak percaya.

Nino pun menduga bahwa ini hanya prank yang dilakukan oleh kedua orangtua nya kepada Nino. Namun, Uya dan Astrid tetap meyakinkan bahwa Nino bukan anak kandung mereka.

Hal tersebut membuat Nino gerah dan menganggap bahwa kedua orangtua nya itu ingin Nino pergi dari sana. Meski sudah mengatakan bahwa Nino bukan anak kandungnya, Astrid tetap meminta Nino tinggal bersamanya.

"Ya udah kalau Papa marah-marah nih ya, aku sebenernya masih gak percaya. Tapi kalau Papa gitu ya udah aku keluar aja dari rumah," papar Nino.

Nino kemudian pergi. Tak lama kemudian, ia membawa koper dan akan pergi dari rumah tersebut. Astrid dan Uya terlihat begitu panik melihat sikap Nino.

Uya dan Astrid tak menyangka bahwa aksi prank mengenai anak angkat ini membuat Nino mengambil kesimpulan untuk pergi dari rumah. Mereka pun berusaha untuk menghubungi nomor telepon Nino.

"Awalnya dia gak percaya tapi akhirnya dia percaya pas gua gebrak meja. Itu kan tujuannya ngeprank, masa ngeprank ada belas kasihan," terang Uya.

Melihat Nino membawa koper dan akan pergi, Astrid menahannya hingga akhirnya mengatakan bahwa ini hanya prank. Ia pun akhirnya tak henti memeluk Nino dan mengatakan begitu menyayangi anak bungsunya itu.

Rekomendasi