Masih ingat dengan duo MC dan juga aktor Jody Sumantri dan Teuku Edwin yang tergabung dalam Super Bejo? Anak generasi 90an pasti tahu dengan duo yang selalu kompak ini.
Lama menghilang di layar kaca, Edwin dan Jody kompak dan mantap untuk mendalami agama Islam serta berhijrah. Kini mereka lebih memilih untuk fokus memperbaiki diri dan mendalami ilmu agama.
Dalam video di saluran YouTube iNews Portal dengan tajuk 'Super Bejo Menangis Terisak-isak Saat Ceritakan Awal Mula Berhijrah', Edwin dan Jody bercerita.
Advertisement
Kedua personel Super Bejo yang dikenal dengan kepala plontos nya itu kini memilih untuk fokus mendalami ilmu agama dan berhijrah.
Gaya busana mereka pun kini terlihat lebih religius. Soalnya, dulu mereka dikenal kerap bergaya kocak dengan busana berani dengan warna-warna terang.
"Hidup itu kan ada proses, jadi ya kita tahun 90an kita berdua artis. Saat itu sedikit sekali artis dan kita muncul dengan gaya lain. Ya suka-suka, pakai celana pendek," kata Edwin.
Advertisement
Edwin menjelaskan, mereka dulu dikenal sebagai 'penghancur acara'. Tampil dengan gaya kocak dan kerap menggunakan tutur bahasa yang enaknya.
"Istilahnya dulu Edwin Jody diundang, kita penghancur acara itu. Bahasanya enaknya kalau ngomong," papar dia.
Advertisement
Setelah jarang muncul di TV dan lebih fokus dalam berhijrah, mereka memiliki kesibukan masing-masing.
"Edwin punya warung, saya ngurus masjid setiap hari. MC masih ada lah," kara Jody.
Advertisement
Edwin dan Jody pun menyatakan bahwa mereka kini fokus berhijrah. Salah satu nya adalah mengikuti kajian.
"Hijrah itu hati kita pindah dari hal-hal yang jelek dulu untuk menuju hal-hal yang ghaib. Tepat waktu, lima waktu," papar Jody.
Advertisement
Setelah berhijrah, Edwin dan Jody masih mendapatkan banyak pekerjaan di dunia hiburan yakni sebagai MC. Namun, mereka mengaku lebih selektif.
"Jangan anggap hijrah itu menutup, tapi membuka pintu dunia dan akhirat. Tawaran pekerjaan (MC) ada tapi kita gak ambil kerjaan di klub malam," terang Edwin.