Artis FTV Melody Prima sempat menjadi perbincangan publik. Hal ini setelah Melody mengomentari tentang aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Jakarta.
Dia mengomentari soal aksi mahasiswa yang dinilai terlalu berlebihan. Apalagi, aturan yang dibuat anggota dewan masih berupa rancangan dan belum disahkan. Melody pun menyarankan para mahasiswa agar kuliah dengan sungguh-sungguh.
Advertisement
Melody Minta Maaf
Namun rupanya komentar ini mendapat respon negatif dari warganet. Lantaran banyaknya komentar negatif, Melody pun akhirnya meminta maaf.
"Saya mohon maaf jika ada pihak yang merasa terganggu dengan status IG story saya yang kemarin tiba-tiba viral di berita online. Tapi bicara terganggu, jujur saya juga sangat terganggu. Saya bahasnya apa, viralnya apa. Bukan tidak menghargai aksi demo, yang saya keluhkan aksi demo yang se-be-gi-tu-nya. Itu yang harus kalian CERNA dan TELAAH KEMBALI," tulis Melody Prima seperti dikutipdari instagram story.
Advertisement
Demo Boleh tapi Tidak Anarkis
Melody pun tak memberikan penjelasan soal isi status di instagram story. Dia mempersilahkan demo, namun dia menyayangkan aksi tersebut berujung ke arah anarkis.
"Bukan berarti status saya itu tertuju untuk semua mahasiswa yang demo, yaaa kalau mau demo yaaa sok ajah, tapi apa harus anarkis? Itu yang saya sayangkan. Sekali lagi... Jangan ujuk-ujuk NGAMUK!" katanya.
Advertisement
Jadi Pelajaran
Dengan adanya kejadian ini Melody mengaku menjadi pelajaran bagi dirinya pribadi. Terutama untuk lebih hati-hati dalam menuliskan sesuatu di media sosial.
"Tapi dari kejadian ini semoga kita bisa sama sama belajar untuk tidak menjadi orang 'sumbu pendek' terutama untuk saya, terima kasih kalian sudah menjadi pengingat agar saya lebih berhati-hati dalam menggunakan sosial media. Thankyou," ungkapnya.