Agar Tak Selalu Ingat Sosok Almarhum Herman Seventeen, Ini Ritual Istri dan Anaknya

Untuk memperingati kepergian almarhum Herman ke 40 hari Juliana Moechtar dan kedua anaknya memanjatkan doa sekaligus mengikuti prosesi ritual.

Endang Saputra
Oleh Endang Saputra - Reporter
Agar Tak Selalu Ingat Sosok Almarhum Herman Seventeen, Ini Ritual Istri dan Anaknya
Kedatangan Jenazah Gitaris Seventeen. ©KLY/Bayu Herdianto

Kepergian Herman Sikumbang (gitaris) grup band Seventeen yang menjadi korban tsunami menerjang Banten, pada Sabtu (22/12/2018) lalu sekitar pukul 21.27 WIB meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, terutama sang istri, Juliana Moechtar dan kedua anaknya.

Untuk memperingati kepergian almarhum Herman gitaris band Seventeen ke 40 hari Juliana Moechtar dan kedua anaknya memanjatkan doa sekaligus mengikuti prosesi ritual mandi di atas makam sang ayah yang memiliki arti agar tidak terlalu ingat pada sosok almarhum.

"Ini sebenarnya tadi dimandiin itu karena Fuza selalu ingat pada almarhum, jadi sejak pagi bangun pasti yang ditanyai pasti papahnya gitu jadi dimandiin biar agak hatinya tenang gitu," kata Juliana Moechtar dikutip dari selebrita.

Sementara itu, orang tua almarhum, Syahril Sikumbang mengatakan, bahwa ritual mandi di atas makam itu supaya tidak terlalu ingat sama orang tua (Herman).

"Itu biasa adat di Tidore sini jadi Hafuza Dhamiri (Fuza) kan terlalu dekat dengan papahnya ini selalu memimpikan papah, waktu Uli menceritakan tentang Fuza ikut salat bilang mamah-mamah ada papah ini, mamahnya menangis, mamah papah ini, saya sedih mendengar itu air mata ini tidak bisa dibendung, jadi itu dimandikan itu supaya jangan terlalu ingat orang tuanya, tetapi tetap ingat tetapi tidak parah sekali, parah sekali Fuza itu," kata orang tua Herman, Syahril Sikumbang.

Diketahui, grup band Seventeen menjadi salah satu pengisi acara family gathering PLN di Tanjung Lesung Beach Resort, Kabupaten Pandeglang, Banten. Baru saja manggung tiba-tiba tsunami menerjang.

"Air pasang menyapu bersih panggung yang letaknya sangat berdekatan dengan laut. Kejadian berlangsung saat baru lagu kedua Seventeen menghibur penonton. Air pasang naik ke permukaan dan menyeret seluruh orang yang ada di lokasi," ujar Manajer band Seventeen, Yulia Dian dalam keterangannya, Minggu (23/12).

Tiga personel Seventeen yaitu Bani (basis), Herman (gitaris), dan Andi (drummer) meninggal dunia dalam bencana alam. Almarhum Herman Sikumbang sendiri sudah dimakamkan di kampung halamannya,Kepulauan Tidore pada Senin (24/12/2018).

Rekomendasi