Dua selebriti yang baru menyelenggarakan royal wedding, Pangeran Harry dan Meghan Markle telah membuat beberapa perubahan dalam tradisi pernikahan di istana. Salah satunya terkait hadiah pernikahan.
Sejoli beda kebangsaan ini meminta agar pihak-pihak yang bernikat mengirim hadiah pernikahan untuk mengalihkan pemberian mereka ke beberapa lembaga amal yang telah mereka pilih.
Pangeran Harry dan Meghan Markle memang dikenal sebagai pasangan yang dermawan. Keduanya sudah menunjuk tujuh badan amal yang sesuai dengan visi misi mereka. Bidang itu antara lain pemberdayaan perempuan, konservasi lingkungan, tuna wisma, HIV, dan angkatan bersenjata.
Pangeran Harry & Meghan Markle ©2018 AFP
Meskipun demikian, tetap saja ada pihak-pihak yang mengirim berbagai macam hadiah ke istana. Dilansir dari Express.com, tumpukan hadiah ini senilai 9.3 juta dolar (128,6 trilyun rupiah). Hadiah yang diterima di Kensington Palace ini berasal dari perseorangan maupun korporasi bisnis.
Para bangsawan tidak bisa menerima hadiah dari korporasi maupun perseorangan. Hal ini berlawanan dengan protokol yang dimiliki kerajaan.
Bila hadiah diterima, para bangsawan hanya boleh menggunakan hadiah itu untuk kepentingan pribadi. Tak boleh ada keuntungan komersil bagi sang pemberi hadiah. Peraturan ini diterapkan agar pihak bangsawan tetap netral dan tak mengambil keuntungan dari rakyat.
Peraturan terkait pemberian hadiah untuk anggota keluarga kerajaan juga bertujuan untuk melindungi mereka. Bisa jadi hadiah yang dikirimkan disertai benda-benda yang berpotensi mengancam nyawa.
Sumber: KapanLagi.com