Jatuh bangun karir Norman Kamaru setelah dipecat dari Korps Brimob memang tidak mudah. Berkarir di dunia hiburan ternyata tak seindah bayangan mantan Brigadir Satu itu.Norman sempat jadi pengamen. Lalu dia berbisnis bubur Manado. Banyak orang yang mencibir, tapi Norman tetap jalan terus. Hasilnya, omset penjualan bubur itu kini jutaan rupiah.Sukses di bidang kuliner, Norman coba peruntungan lain. Kini dia produser dari sebuah band bernama D'Quinto.Norman pun menceritakan awal keterlibatannya sebagai produser musik. Pria yang terkenal membawakan lagu Caiya Caiya tersebut diajak oleh salah satu rekan lamanya yang bernama Dani dalam proyek ini."Saya lihat materinya bagus terus yang bikin saya tertarik lagi mereka datang dari daerah. Akhirnya dalam hati muncul untuk berani menjadi produser," ucapnya saat launching single D'Quinto dengan judul Ku Ingin Bersama, Rolling Stone Cafe, Ampera, Jakarta Selatan, Senin malam (21/12).Norman sendiri tak menampik jika dirinya sangat rindu dengan dunia kepolisian yang dulu sempat ia tekuni. Tak jarang ia melepas rindu bersama teman-temannya yang saat ini masih bekerja sebagai penegak hukum di kampung halaman sana."Kangen (jadi polisi lagi) itu pasti ada, tapi terhibur setelah saya telpon-telponan dengan kawan lama. (Kangen) Di saat kita berkumpul bersama, lagi Dinas, lari-lari latihan nembak. Sudah lama (saya) nggak pegang senjata," pungkas Norman.
Norman Kamaru, sudah jadi produser tapi ingin jadi polisi lagi
Jatuh bangun karir Norman Kamaru setelah dipecat dari Korps Brimob memang tidak mudah.
Advertisement
Rekomendasi