Nicholas Sean Mengajak Ahok di Pembacaan Sumpah Dokter, Alasan di Balik Keputusan untuk Bersikap Netral pada Orang Tua

Nicholas Sean, putra Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Veronica Tan, belum lama ini mengikuti acara pembacaan sumpah dokter. Simak potret lengkapnya berikut ini

Bella Norrahmadani
Oleh Bella Norrahmadani - Reporter
Nicholas Sean Mengajak Ahok di Pembacaan Sumpah Dokter, Alasan di Balik Keputusan untuk Bersikap Netral pada Orang Tua
Nicholas Sean Mengajak Ahok di Pembacaan Sumpah Dokter, Alasan di Balik Keputusan untuk Bersikap Netral pada Orang Tua (Merdeka.com)

Nicholas Sean hanya mengundang Ahok dalam prosesi sumpah dokter yang berlangsung pada 23 Oktober 2024 di Universitas Indonesia, karena ia ingin bersikap netral terhadap kedua orang tuanya.

Nicholas Sean berharap kedua orang tuanya dapat hadir bersama, tetapi ia merasa lebih baik jika hanya Ahok yang datang. Ia juga mencatat bahwa hubungan antara Ahok dan Veronica tetap baik meskipun sudah lama berpisah.

Nicholas Sean berharap kedua orang tuanya dapat hadir bersama, tetapi ia merasa lebih baik jika hanya Ahok yang datang. Ia juga mencatat bahwa hubungan antara Ahok dan Veronica tetap baik meskipun sudah lama berpisah.<br><br>
Dok. Istimewa

Nicholas juga mengenang momen tahun lalu saat adik-adiknya lulus dari New York University, di mana hanya Veronica yang hadir.

Nicholas juga mengenang momen tahun lalu saat adik-adiknya lulus dari New York University, di mana hanya Veronica yang hadir.<br><br>
Dok. Istimewa

"Papa kan yang selalu biayai kuliah, sekolah, semua. Sampai Dede saya yang perempuan. Dia sekarang di New York, baru lulus dari New York University tahun lalu," cerita Nicholas Sean di Rumpi No Secret, dilansir dari kanal Youtube TRANS TV Official.

"Papa kan yang selalu biayai kuliah, sekolah, semua. Sampai Dede saya yang perempuan. Dia sekarang di New York, baru lulus dari New York University tahun lalu," cerita Nicholas Sean di Rumpi No Secret, dilansir dari kanal Youtube TRANS TV Official.
Dok. Istimewa

"Itu bayarannya mahal banget bisa cash USD 6.000 per bulan. Itu Papa yang bayarin semua. Papa kerja, nabung, jual mobil buat bayarin itu. Tapi ujung-ujungnya Dede saya yang perempuan ajaknya Mama saya," lanjutnya.

"Itu bayarannya mahal banget bisa cash USD 6.000 per bulan. Itu Papa yang bayarin semua. Papa kerja, nabung, jual mobil buat bayarin itu. Tapi ujung-ujungnya Dede saya yang perempuan ajaknya Mama saya," lanjutnya.
Dok. Istimewa

Bagi Sean, kedua orang tuanya memberikan dukungan yang sama. Ia juga menceritakan bahwa ia meminta sang Mama untuk hanya mengajak Ahok, sebagai bentuk penghormatan kepada Papa.

Bagi Sean, kedua orang tuanya memberikan dukungan yang sama. Ia juga menceritakan bahwa ia meminta sang Mama untuk hanya mengajak Ahok, sebagai bentuk penghormatan kepada Papa.<br><br>
Dok. Istimewa
Rekomendasi