Karier Marshel Widianto: Dari Penonton Bayaran Menjadi Komika Sukses, Gagal Maju Pilkada Tangsel

Intip yuk perjalanan karier Marshel Widianto, dari jadi penonton bayaran, kini gagal maju Pilkada Tangsel

Ana Safarotin Magfiroh
Oleh Ana Safarotin Magfiroh - Reporter
Karier Marshel Widianto: Dari Penonton Bayaran Menjadi Komika Sukses, Gagal Maju Pilkada Tangsel
Karier Marshel Widianto: Dari Penonton Bayaran Menjadi Komika Sukses, Gagal Maju Pilkada Tangsel (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Marshel Widianto, komedian asal Jakarta kelahiran 30 Mei 1996, memulai karier di stand-up comedy melalui berbagai kompetisi. Dikenal dengan logat Betawi yang khas dan gaya yang sederhana namun enerjik.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sebelum terjun ke dunia hiburan, Marshel menjalani berbagai profesi, mulai dari ojek, kurir, hingga penonton bayaran.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Karier Marshel meroket setelah tampil di Stand Up Comedy Academy musim ketiga Indosiar. Meski tidak juara, penampilannya yang menonjol berhasil mencuri perhatian publik dan industri hiburan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Setelah kompetisi, Marshel rutin mengisi program Tonight Show dan semakin dekat dengan selebriti, seperti Denny Cagur dan Raffi Ahmad.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pada 2021, Marshel merambah akting dengan tampil di film dan web series, termasuk berperan sebagai karakter pendukung lucu di film 'LAUNDRY SHOW'.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Selain film, Marshel juga tampil di web series seperti 'CEK TOKO SEBELAH THE SERIES 2' dan 'JULID OH JULID'. Kemampuannya dalam berakting komedi dengan ekspresi wajah dan timing yang tepat semakin mengukuhkannya sebagai entertainer serba bisa.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sebagai komika, Marshel pernah menjadi opener di stand up special Pandji Pragiwaksono di depan 7.500 penonton. Namanya juga semakin melejit di berbagai program YouTube.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Baru-baru ini, Marshel menjadi sorotan karena digadang-gadang sebagai calon wakil walikota Tangerang Selatan, namun akhirnya mundur setelah menuai banyak kontroversi.

Rekomendasi