Jungkir balik perjalanan karier Dimas Djay sebelum jadi sutradara sukses

Kamis, 12 April 2018 08:00 Reporter : Wuri
Jungkir balik perjalanan karier Dimas Djay sebelum jadi sutradara sukses Jungkir balik perjalanan karier Dimas Djay sebelum jadi sutradara sukses. ©Instagram/dimas.djay

Merdeka.com - Bagi penggemar industri kreatif Indonesia, nama Dimas Djayadiningrat tentunya sudah tak asing lagi. Sosoknya sudah dikenal sebagai salah satu sutradara kenamaan tanah air yang menghasilkan deretan karya luar biasa. Tapi, tentu saja kesuksesan yang diraihnya sekarang adalah buah dari kerja keras yang sudah dilakukan sejak bertahun-tahun lampau.

Pada era 90-an, Dimas Djay dikenal sebagai salah satu sutradara untuk video-video klip musik Indonesia. Karya-karyanya selalu ditunggu oleh anak muda di masa tersebut. Kemudian ia masuk ke dunia yang lebih menantang, menjadi sutradara film di tahun 2000-an. Beberapa judul film berhasil ia garap dan sukses di pasaran. Mulai dari TUSUK JELANGKUNG, BANGSAL 13, 30 HARI MENCARI CINTA, hingga QUICKIE EXPRESS.

Darah seninya diasah dengan menjadi mahasiswa Desain Grafis di Universitas Trisakti. Ilmu yang didapatkan kemudian digunakannya untuk berkarya bersama komunitas musisi di Gang Potlot. Ya, tempat berkumpulnya musisi-musisi muda, sekaligus basecamp bagi band legendaris Indonesia, Slank.

Jungkir balik perjalanan karier Dimas Djay sebelum jadi sutradara sukses ©Instagram/dimas.djay


Di komunitas tersebut, sesekali Dimas Djay bekerja serabutan. Mulai dari penggulung roll film atau fotografer band. Kesempatan untuk unjuk gigi dan menunjukkan karyanya datang pertama kali saat band yang digawangi Anang Hermansyah, Kidnap, memintanya untuk menjadi desainer sampul album. Tak mau membuang kesempatan ini, Dimas Djay pun menyanggupinya.

Setelah karyanya diakui, proyek-proyek pun mulai berdatangan. Oppie Andaresta juga memintanya untuk menggarap cover bagi album perdananya, Andai. Sebuah karya yang eksentrik dan bikin banyak orang jatuh cinta. Tak heran bila Dimas Djay semakin banjir job.

Bikin desain cover album ternyata bukan passion tertinggi Dimas Djay. Ia menginginkan sesuatu yang lebih menantang. Beruntung, ada tawaran dari seorang teman untuk menggarap video klip. Di sini dia berkenalan dengan hal-hal yang berhubungan dengan produksi film.

Nasib memang menggariskan Dimas Djay untuk menjadi sutradara hebat. Tak tanggung-tanggung, Slank menunjuknya untuk menggarap video klip bagi lagu ‘Terbunuh Sepi.’ Sebuah tantangan yang dijawab dengan sempurna, bahkan sampai memenangkan penghargaan Best of Art Director. Cerita selanjutnya sudah bisa ditebak. Namanya makin terkenal sebagai sutradara video musik dan berbagai proyek pun datang silih berganti.
Tak mau berpuas diri, tahun 1997 ia memutuskan untuk mendirikan rumah produksi, Rexinema. Sebuah karya yang menggebrak perfilman Indonesia pun berhasil diciptakan di tahun 2003, yaitu TUSUK JELANGKUNG. Kesuksesan ini terus berlanjut dengan film-film produksi berikutnya.

Apa kata Dimas Djay tentang kesuksesan? Ia menganggap bahwa keberhasilan bukan karena uang, melainkan pemikiran yang kreatif. Setiap orang bisa menjadi seperti dirinya, asalkan membiasakan diri untuk berpikir ‘out of the box’ dan punya kejelian dalam melihat peluang.

Jungkir balik perjalanan karier Dimas Djay sebelum jadi sutradara sukses ©Instagram/dimas.djay

Bila terinspirasi oleh sosok Dimas Djay, jangan ragu untuk bertemu langsung dalam event iDEAX x The NextDev, tanggal 27 dan 28 April 2018, di SSCC Convention Hall, Pakuwon, Mall Surabaya. Dimas Djay tidak sendirian. Akan ada banyak tokoh penuh inspirasi yang datang dan berbagi pengalaman mengejar kesuksesan, seperti Billy Boen (Founder & CEO of YOT Nusantara), Erastus Radjimin (CEO at ‎ARTOTEL Indonesia), Zinnia Nizar (Owner at Ampersand Studio), Dien Tirto Buwono(Co-Founder Avenu.ID), Yoris Sebastian (Chief Creative Officer OMG, Consulting & Co Founder Inspigo), Christian Sugiono (Founder of Malesbanget.com), Irzan Raditya(Co-Founder & CEO at Kata.ai), dan Andy F. Noya.

Pastikan datang di iDEAX x The NextDev bila ingin menjadi insan yang kreatif seperti Dimas Djay. Segera daftarkan diri di sini sekarang juga. [wri]

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini