Cerita Via Vallen Pernah Jadi Pengamen di Lampu Merah, Dapat Rp10 Ribu Sekali Ngamen

Rabu, 15 Januari 2020 07:14 Reporter : Dian Rosadi
Cerita Via Vallen Pernah Jadi Pengamen di Lampu Merah, Dapat Rp10 Ribu Sekali Ngamen Via Vallen dan Boy William/Youtube Boy William. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Siapa tak kenal Via Vallen. Pemilik nama Maulidia Octavia ini merupakan salah satu penyanyi dangdut papan atas Indonesia. Pelantun lagu 'Sayang' sudah dikenal luas masyarakat. Jadwal manggung Via Vallen pun terbilang padat dari satu kota ke kota lain di tanah air.

Via Vallen pun termasuk salah satu penyanyi berprestasi. Karya-karya mendapat apresiasi dari luar negeri. Via Vallen pun sempat mendapat sejumlah penghargaan di luar negeri.

Namun di balik kesuksesan Via Vallen seperti saat ini terselip cerita perjuangannya. Via Vallen mengaku jika jauh sebelum dirinya dikenal seperti saat ini, dirinya sempat menjadi pengamen di lampu merah.

1 dari 5 halaman

Via Vallen Sempat Jadi Pengamen di Lampu Merah

Hal itu diungkapkan Via Vallen di channel youtube Boy William. Kepada Boy Via mengaku jika dirinya sempat menjadi pengamen di lampu merah.

"Kamu gimana sih awalnya kariermu. Aku denger cerita kamu dari panggung ke panggung?" tanya Boy kepada Via Vallen.

"Aku ngamen dulu," jawab Via.

"Pinggir jalan?" tanya Boy tak percaya.

"Ember. Sumpah demi Allah," jawab Via Vallen lagi.

2 dari 5 halaman

Ngamen Buat Jajan

Via Vallen mengaku jika dirinya memutuskan untuk mengamen di jalan karena untuk mencari uang jajan. Via mengaku jika keluarganya saat itu berasal dari keluarga tidak punya.

"Dulu ngamen untuk apa?" tanya Boy William ke Boy William.

"Jajan. Beneran buat jajan. Kayak bantu di rumah juga karena keluarga aku kan keluarga ga punya," ungkapnya.

3 dari 5 halaman

Sekali Ngamen Dapat Rp10 Ribu

Via bercerita jika sekali ngamen dirinya bisa mendapat uang Rp10 ribu. Saat itu uang dengan nominal Rp10 ribu tergolong cukup besar.

"Cuma sekali ngamen waktu itu dapet Rp10 ribu langsung lari seneng banget. Waktu itu Rp10 ribu gede banget," katanya.

4 dari 5 halaman

Dimarahi Orang Tua

Aksi Via Vallen yang mengamen di lampu merah rupanya diketahui orang tua. Via Vallen pun dimarahi oleh sang ayah. Dia pun dilarang untuk kembali ngamen di jalan.

"Waktu itu papahku marah, karena anaknya engga boleh ngamen di lampu merah. Tapi namanya udah ngerasain enaknya dapet duit sendiri akhirnya nyolong-nyolong masih ngamen," kata Via Vallen mengenang.

5 dari 5 halaman

Tidak Menyangka

Sejak saat itu Via Vallen mulai menekuni dunia tarik suara. Dia kerap diundang dari satu panggung ke panggung lain di Sidoarjo. Via Vallen pun mengaku tidak menyangka dengan pencapaiannya saat ini.

"Aku tidak menyangka bakalan bisa kayak gini. Maksudnya aku ga minta kayak gini tapi dikasihnya lebih dari yang diminta. Ini lebih banget," kata Via Vallen.

[end]
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini