Advertisement
Liburan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie di Bali bukan hanya seru-seruan, tapi juga tetap rajin berolahraga.
Advertisement
Mainaka tidak begitu tertarik dengan olahraga lari, berbeda dengan kedua saudaranya yang penuh semangat.
Advertisement
Nia Ramadhani marah saat Mainaka bilang "capek" saat ditanya kenapa dia gak mau ikut lari.
Advertisement
Akhirnya, Mainaka ikutan ajakan ibunya dan mau ikut lari bareng kakak dan adiknya. Kali ini, mereka punya tujuan olahraga lari 2 km.
Advertisement
Namun, tiba-tiba Mainaka menangis ketika mereka singgah di restoran untuk sarapan. Saat ini mereka baru menempuh jarak 1,4 km, belum mencapai tujuan yang ditetapkan.
Advertisement
Melihat Mainaka menangis, Nia Ramadhani langsung mengajaknya ngobrol sambil nunggu sarapan. Ternyata, Mainaka bilang dia capek.
Advertisement
Nia Ramadhani memberikan motivasi pada si kecil yang kelelahan saat sesi lari pertamanya. Dia meyakinkan Mainaka bahwa rasa lelahnya akan berkurang jika dia berolahraga secara rutin.
Advertisement
Nia Ramadhani mengungkapkan bahwa dia ingin anaknya, Mainaka, rajin berolahraga agar stamina Mainaka meningkat untuk kebaikan.
Advertisement
Nia Ramadhani juga mengungkapkan bahwa Mainaka berpartisipasi dalam lomba basket dan sepak bola, di mana ia harus memiliki stamina yang kuat dan melakukan banyak aktivitas berlari selama pertandingan.
Advertisement
Nia Ramadhani mendapat pujian karena cara mendisiplinkan anak-anaknya yang rajin berolahraga dan bagaimana dia menghadapi tangisan mereka. "Keren deh cara Nia mendidik Mainaka. Tidak perlu marah-marah, tapi tetap tegas dan penuh kasih sayang. Dia tidak membandingkan dengan adik atau kakaknya. Dia mengerti bahwa setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda," komentar salah satu pengguna media sosial.