Penerimaan PKB BBNKB Bangka Selatan 2025 Lampaui Target, Capai 100,49 Persen
Realisasi Penerimaan PKB BBNKB Bangka Selatan sepanjang 2025 melampaui target, mencapai 100,49 persen berkat optimalisasi pelayanan UPT Samsat Toboali.
Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di Kabupaten Bangka Selatan menunjukkan capaian impresif. Sepanjang tahun 2025, realisasi penerimaan mencapai 100,49 persen dari target yang ditetapkan. Ini menandakan kinerja positif dalam pengelolaan pendapatan daerah.
Total penerimaan PKB dan BBNKB berhasil terkumpul sebesar Rp29.119.623.867. Angka ini melampaui target awal yang dipatok sebesar Rp28.977.378.000. Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi pelayanan yang inovatif.
Firmansyah, Kasi Penetapan, Pembukuan, dan Pelaporan UPT Samsat Toboali, menjelaskan faktor pendorong capaian tersebut. Optimalisasi pelayanan melalui sistem jemput bola menjadi kunci utama. Hal ini memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajaknya.
Optimalisasi Pelayanan Dorong Kepatuhan Wajib Pajak
Capaian positif penerimaan PKB dan BBNKB Bangka Selatan ini didorong oleh berbagai inovasi pelayanan. UPT Samsat Toboali secara aktif menerapkan sistem jemput bola. Layanan Samsat keliling dan Samsat setempoh menjadi andalan. Inisiatif ini mendekatkan akses pembayaran pajak kepada masyarakat.
Selain itu, UPT Samsat Toboali juga membuka layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor di Mall Pelayanan Publik. Lokasinya berada di Pasar Toboali, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan. Layanan ini tersedia setiap Selasa dan Kamis, mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB. Kehadiran layanan ini menambah kemudahan bagi wajib pajak.
Strategi pelayanan yang proaktif ini terbukti efektif dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat. Kemudahan akses dan fleksibilitas waktu pembayaran menjadi daya tarik utama. Hal ini berkontribusi signifikan terhadap peningkatan realisasi penerimaan pajak. Masyarakat tidak lagi kesulitan dalam menunaikan kewajiban pajaknya.
Rincian Capaian Penerimaan PKB dan BBNKB 2025
Secara lebih rinci, realisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sepanjang tahun 2025 mencapai Rp16.793.194.867. Angka ini melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp16.182.717.100. Dengan demikian, capaian PKB berhasil menembus 103,77 persen dari target awal.
Namun, penerimaan dari denda PKB menunjukkan kondisi berbeda. Sepanjang 2025, denda PKB terealisasi sebesar Rp441.749.000. Jumlah ini hanya mencapai 30,36 persen dari target Rp1.454.926.300. Perlu ada evaluasi lebih lanjut terhadap capaian denda PKB ini.
Sementara itu, penerimaan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) juga menunjukkan performa luar biasa. Sepanjang tahun 2025, BBNKB terealisasi sebesar Rp11.319.449.200. Capaian ini mencapai 104,98 persen dari target Rp11.883.484.400, menunjukkan efektivitas penarikan BBNKB.
Sama seperti denda PKB, penerimaan denda BBNKB juga masih di bawah target. Denda BBNKB hanya terkumpul sebesar Rp1.195.600. Angka ini baru mencapai 5,89 persen dari target awal Rp20.285.400. Perhatian khusus mungkin diperlukan untuk meningkatkan penerimaan denda ini.
Komitmen UPT Samsat Toboali untuk Masa Depan
Meskipun capaian tahun 2025 sangat memuaskan, UPT Samsat Toboali masih menunggu informasi target penerimaan untuk tahun 2026. Firmansyah menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada penetapan target baru. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat dan komitmen mereka.
UPT Samsat Toboali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor. Berapapun target yang akan ditetapkan di masa mendatang, mereka siap berupaya mencapainya. Pelayanan jemput bola akan terus menjadi strategi utama.
Peningkatan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak adalah kunci keberlanjutan penerimaan daerah. UPT Samsat Toboali bertekad untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Ini demi mendorong pertumbuhan pendapatan asli daerah yang stabil dan berkelanjutan bagi Kabupaten Bangka Selatan.
Sumber: AntaraNews