1.000 Mantan Buruh Pabrik Sritex Siap Ditampung Pabrik Baru, Ini Identitasnya
Pabrik yang siap merekrut berada di wilayah Kabupaten Pati dengan ketentuan proses seleksi.
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Jawa Tengah menawarkan sejumlah pabrik siap menampung 500-1.000 orang mantan buruh Sritex yang mengalami masalah ketenagakerjaan. Pabrik yang siap merekrut dari pabrik PT Hwa Seung Indonesia (HWI) yang berada di wilayah Kabupaten Pati dengan ketentuan proses seleksi.
"Jadi ada pabrik yang terkoneksi dengan KSPI siap menerima 500-1.000 orang dari mantan buruh Sritex. Pabrik tersebut adalah PT HWI Adidas dari Pati," kata Sekretaris KSPI Jateng, Aulia Hakim di markas KSPI Krapyak, Minggu (9/3).
Berdasarkan informasi yang diterima PT HWI menegaskan siap merekrut mantan buruh Sritex yang berusia di bawah 40 tahun. Oleh sebab itulah, pihaknya mempersilahkan kepada ribuan buruh Sritex yang tertarik bekerja keluar Sukoharjo.
"Jadi masih ada kesempatan bekerja di pabrik yang jadi basisnya KSPI. Untuk terkait buruh yang usianya di atas 40 tahun, maka Pemprov Jateng memfasilitasi sarana pelatihan kewirausahaan dari BLK," ungkapnya.
Posko Pengaduan
Menyoroti kasus PHK yang dialami 10 ribu lebih buruh Sritex lantaran ada indikasi pihak-pihak tertentu yang berusaha mencari keuntungan. Bahkan, Menaker Yassierli dan Wamenaker Immanuel Ebenezer dianggap gagal mewujudkan perintah Presiden Prabowo Subianto yang meminta menyelamatkan nasib buruh Sritex.
"Terbukti beliau jadi Menaker yang tidak sesuai ilmunya. Kasus ini juga tergolong PHK ilegal dan Kemenaker tidak becus mengatasi persoalan Sritex," jelasnya.
Maka dari itu, pihaknya membuka posko pengaduan bagi para buruh yang ter-PHK dari Sritex selama lima hari mulai 10-15 Maret 2025 . Posko yang diberi nama "Posko Orange" ini berlokasi di dua titik, yaitu Kantor KSPI Jateng di Jalan Subali, Kota Semarang, dan di depan PT Sritex, Sukoharjo.
"Dengan adanya posko oranye KSPI kita akan mendata siapa yang belum dapat THR pesangon dan surat keterangan pengalaman kerja dari Sritex. Soalnya nasib buruhnya Sritex memang harus diselamatkan sesuai perintah presiden. Langkah Pemprov sudah sangat tepat, langsung terjun dengan kepedulian bagi buruh. Kami besok akan mensupport teman-teman yang advokasi JHT BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.
Pihaknya optimistis akan ada banyak mantan buruh Sritex yang melapor ke posko pengaduan karena mulai minggu depan kurator Sritex melakukan pemberkasan guna keperluan pesangon dan JHT BPJS. Setidaknya 1.000 orang per hari akan melapor ke posko pengaduan KSPI.
"Posko dibuka lima hari karena besok itu full pemberkasan pesangon dan JHT. Sehari pasti ada 1.000 orang urus pemberkasan ke Sritex. Posko juga diperuntukkan bagi buruh lain yang akan mengadukan persoalan jelang lebaran," pungkasnya.