Kesaksian RSUP Dr Sardjito Mahasiswa Amikom Rheza Sendy Pratama Tiba Dalam Kondisi Kritis, 36 Menit Kemudian Wafat
Seorang mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta, Rheza Sendy Pratama meninggal dunia saat mengikuti demonstrasi di Polda DI Yogyakarta.
Seorang mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta, Rheza Sendy Pratama meninggal dunia saat mengikuti demonstrasi di Polda DI Yogyakarta dalam rentang waktu Sabtu (30/8) malam sampai Minggu (31/8) pagi. Rheza dinyatakan meninggal dunia di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta.
Manajer Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan menyebut pihaknya menerima 29 pasien yang ikut demonstrasi. Salah satu dari 29 pasien ini adalah Rheza.
Banu menceritakan Rheza diantar ke RSUP Dr Sardjito pada Minggu (31/8) pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Saat tiba di RSUP Dr Sardjito, Rheza sudah dalam kondisi kritis.
"(Kondisi) Tidak sadar. Ya kita upayakan waktu itu. Ada tanda yang masih melemahkan ya posisinya," ucap Banu, di RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta, Senin (1/9).
Banu menuturkan tim medis sudah berupaya untuk memberikan penanganan medis secara maksimal kepada Rheza. Sayangnya upaya yang dilakukan ini tak bisa menyelamatkan Rheza.
"Pasien (Rheza) masuk ke kami jam 06.30 WIB. Masuk sudah kondisi kritis begitu. Tim medis kami melakukan namanya RJP resusitasi jantung," ungkap Banu.
"Kami lakukan (RJP) secara maraton. Sekitar 30 menit. Namun jam 07.06 WIB kami menyatakan beliau (Rheza) meninggal dunia," imbuh Banu.
Banu menambahkan pihak keluarga saat itu tidak berkenan dilakukan visum pada jenazah Rheza. Sehingga tim medis menegakkan diagnosa henti jantung sebagai penyebab kematian Rheza.
"Kebetulan kemarin dari pihak keluarga tidak berkenan untuk dilakukan visum lebih lanjut," tutup Banu.