VIDEO: Meledak Emosi Orangtua Prada Luck "Anak Saya Mati Sia-sia di Tangan Senior!"
Kedua orangtua Prada Lucky meluapkan emosinya. Mereka ingin pelaku dihukum mati
Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23), prajurit TNI AD meninggal dunia diduga disebabkan oleh penganiayaan yang dilakukan oleh seniornya. Prada Lucky diketahui bertugas di Batalyon TP 834 Wakanga Mere, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.
Ayah korban, Sersan Mayor (Serma) Christian Namo, meluapkan emosinya dan menyatakan akan menuntut keadilan atas kematian putranya yang diduga kuat akibat penganiayaan oleh seniornya di lingkungan militer.
Tak hanya sang ayah, Ibunda Prada Lucky, Sepriana Paulina Mirpe, juga mengungkapkan rasa sedihnya atas meninggal putra kesayangannya. Dia meminta agar pelaku dihukum mati, agar kematian putranya tidak sia-sia.