Pramono Minta PNS Dinkes DKI Lebih Inovatif: Jangan Nunggu Arahan
Pramono menjelaskan, Jakarta telah memiliki sistem digital kesehatan yang terintegrasi, sehingga tugas ASN adalah memastikan implementasinya berjalan efektif.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta jajaran aparatur sipil negara (ASN) atau PNS (Pegawai Negeri SIpil) di Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk meninggalkan pola birokratis tradisional dan memiliki cara pikir yang lebih inovatif. Ia menilai bahwa birokrasi yang hanya menunggu arahan tanpa inisiatif tidak lagi relevan.
"Saya selalu meminta kepada Ibu Kepala Dinas dan jajarannya untuk selalu cara berpikirnya tidak lagi mohon maaf, seperti ASN biasanya nunggu arahan. Harus out of the box," kata Pramono dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (5/12).
Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan ruang penuh bagi Dinas Kesehatan untuk melakukan terobosan, termasuk dalam digitalisasi layanan dan percepatan penanganan darurat. Menurutnya, dukungan itu menjadi sinyal bagi ASN untuk mengambil langkah lebih progresif.
"Saya memberikan ruang untuk itu. Karena saya memberikan dukungan sepenuhnya Jakarta untuk berkembang di itu," kata dia
Pramono menjelaskan, Jakarta telah memiliki sistem digital kesehatan yang terintegrasi, sehingga tugas ASN adalah memastikan implementasinya berjalan efektif dan memberi dampak langsung kepada masyarakat. Integrasi itu diharapkan membantu mempercepat layanan puskesmas dan mempermudah warga mengakses informasi kesehatan.
Komitmen Jadi Kota Global
"Komitmen kita untuk menjadi kota global sekaligus akan menjadi top 50 di tahun 2030, kesehatan menjadi kata kunci karena inilah yang kemudian menjadi ukuran. Maka persoalan-persoalan lapangannya harus ditangani secara baik," ucapnya.
Pramono mengungkapkan, salah satu hal yang paling ia dorong kepada Kepala Dinas Kesehatan ialah untuk segera mewujudkan rumah sakit internasional yang pengelolaannya diurus Pemprov DKI Jakarta.
"Yang mungkin juga bisa bekerja sama dengan pemerintah pusat. Maka kenapa kemarin persoalan Rumah Sakit Sumber Waras yang begitu lama 10 tahun lebih Alhamdulillah bisa kita selesaikan," kata Pramono.