Polres Rote Ndao Serahkan WNA Uganda ke Imigrasi Kupang, Terungkap Motif Ingin ke Australia Ilegal
Seorang WNA Uganda berinisial RMM diserahkan Polres Rote Ndao ke Imigrasi Kupang setelah diamankan dua pekan, mengungkap perjalanan panjang dan motifnya ingin masuk Australia secara ilegal. Penyerahan WNA Uganda Imigrasi Kupang ini menandai dimulainya pro
Seorang warga negara asing (WNA) asal Uganda berinisial RMM alias Ronal (40) telah diserahkan kepada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang. Penyerahan ini dilakukan pada Sabtu (21/2) setelah Ronal diamankan di Kabupaten Rote Ndao selama lebih dari dua pekan. Proses ini bertujuan untuk penanganan keimigrasian lebih lanjut terhadap WNA Uganda tersebut.
Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono menjelaskan bahwa penyerahan Ronal dilakukan langsung oleh aparat kepolisian kepada pihak Imigrasi Kupang. Ronal diberangkatkan dari Rote Ndao menggunakan kapal cepat dan dikawal oleh anggota Unit Tipidter Satreskrim Polres Rote Ndao, Aipda Franklyn R. Ratu Radja. Setibanya di pelabuhan Tenau, Kota Kupang, Ronal langsung dibawa menuju kantor Imigrasi Kupang untuk proses selanjutnya.
Selain penanganan keimigrasian, Polres Rote Ndao juga masih menangani dugaan kasus penipuan yang dialami Ronal. Kasus ini diduga dilakukan oleh seseorang berinisial V. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti terkait dugaan penipuan ini.
Kronologi Penangkapan dan Penyerahan WNA Uganda
Penyerahan Ronal ke Imigrasi Kupang merupakan puncak dari serangkaian peristiwa sejak ia diamankan di Rote Ndao. WNA Uganda ini ditangkap pada 2 Februari saat hendak menyewa kapal setelah menginap selama kurang lebih tiga minggu di Rote Ndao. Penangkapan terjadi setelah perjalanan panjang dan berliku di Indonesia.
Dengan nomor paspor A0017084, Ronal tiba di Kupang setelah dikawal ketat oleh aparat kepolisian. Penyerahan ini memastikan bahwa proses deportasi atau tindakan keimigrasian lainnya akan segera diproses oleh Imigrasi Kupang. Langkah ini diambil untuk menindaklanjuti status keimigrasian Ronal di Indonesia.
Ronal sendiri telah memberikan keterangan mengenai niatnya untuk masuk ke Australia. Ia mengaku ingin memasuki negara tersebut tidak melalui jalur resmi karena keterbatasan dana yang dimilikinya. Keterangan ini menjadi salah satu poin penting dalam penyelidikan pihak berwenang.
Motif Perjalanan dan Dugaan Penipuan yang Dialami
WNA Uganda tersebut mengungkapkan motif di balik keinginannya menuju Australia. Ia mengaku memiliki salah satu anggota keluarga yang tinggal di Kota Perth, Australia. Keberadaan keluarga ini menjadi alasan utama Ronal untuk mencapai Australia, meskipun harus melalui jalur tidak resmi.
Kedatangannya ke Indonesia, menurut Kapolres, adalah untuk perlindungan diri setelah konflik antarnegara yang berujung perang di negaranya. Konflik ini disebabkan oleh perebutan lahan yang di dalamnya terdapat kandungan emas. Lahan yang disengketakan itu berada di wilayah perbatasan Uganda dan Yordania Selatan.
Ronal menceritakan bahwa warga yang tinggal di lahan tersebut terancam dibunuh oleh negaranya sendiri. Kondisi ini mendorongnya untuk mencari perlindungan dan akhirnya berupaya menuju Australia. Sementara itu, dugaan kasus penipuan yang menimpanya masih dalam penyelidikan Polres Rote Ndao.
Jejak Perjalanan Panjang di Indonesia
Sebelum tiba di Kupang, Ronal melakukan perjalanan yang sangat panjang dan berliku. Ia terbang dari Uganda menuju Malaysia dan tinggal di sana selama tiga minggu. Dari Malaysia, ia sempat singgah di Bali melalui Bandara Ngurah Rai.
Setelah dari Bali, RMM kemudian melanjutkan perjalanan ke Jakarta dan tinggal selama empat hari. Dari Jakarta, ia sempat ke Papua, lalu kembali lagi ke Jakarta. Setelah tinggal kurang lebih dua minggu di Jakarta, ia kemudian berangkat ke Surabaya, dan dari Surabaya, ia terbang ke Kupang.
Ronal hanya tinggal satu hari di Kupang sebelum keesokan harinya, tanggal 18 Januari, ia berangkat ke Rote Ndao. Di Rote Ndao, ia menginap selama kurang lebih tiga minggu sebelum akhirnya ditangkap pada 2 Februari. Perjalanan panjang ini menunjukkan upaya keras Ronal untuk mencapai tujuannya.
Sumber: AntaraNews