HS Perluas Pasar Sumatera, Bangun Pabrik di Lampung dan Gandeng Slank Gelar Tur Musik
Menurut Tessa, Sumatera memiliki kedekatan emosional tersendiri bagi perusahaan karena pendiri HS, Haji Suryo, berasal dari Sumatera.
Produsen rokok HS memperkuat ekspansi pasar di Sumatra dengan membangun pabrik baru di Lampung yang ditargetkan mulai beroperasi pada Juli 2026. Langkah tersebut dilakukan di tengah pertumbuhan penjualan HS di wilayah Sumatera yang disebut memberikan kontribusi signifikan terhadap bisnis perusahaan.
Hal itu disampaikan Direktur Komersial HS, Tessa Arya Pradana, saat konferensi pers konser HS Hey Slank-Berani Kita Beda Tour sesi ketujuh di Jakabaring, Palembang, Minggu (24/5).
Menurut Tessa, Sumatera memiliki kedekatan emosional tersendiri bagi perusahaan karena pendiri HS, Haji Suryo, berasal dari Sumatera.
"Owner Pak Haji Suryo lahir di Lampung, besar di Bengkulu, Beliau dari Sumatera, wong kito lah!" kata Tessa.
Ia mengatakan Sumatera merupakan pasar penting bagi industri rokok nasional. Bagi HS sendiri, wilayah tersebut menyumbang sekitar 25 persen penjualan atau setara 135 juta batang rokok.
"Untuk perusahaan rokok yang belum 2 tahun, itu signifikan sih, ini juga akhirnya kami buka pabrik di Lampung. HS rokoknya orang Sumatera, ini juga termasuk tiga bulan terakhir di Palembang penjualannya cukup baik, sehingga jadi pilihan kota ke-7 konser Hey Slank Berani Kita Beda Tour," lanjutnya.
Selain memperluas pasar, HS juga menekankan komitmen perusahaan terhadap pemberdayaan tenaga kerja inklusif. Hingga saat ini, perusahaan disebut telah mempekerjakan sekitar 120 pekerja disabilitas dan menyediakan fasilitas tempat tinggal bagi mereka.
HS juga membuka peluang kerja bagi ribuan pekerja tanpa pengalaman sebelumnya.
"Kita sama-sama tahu, mohon maaf, banyak orang masih kurang beruntung (mendapatkan kerja). Jadi ini prinsip kami, semua orang punya kesempatan yang sama!" tegas Tessa.
Kolaborasi HS dengan grup musik Slank disebut tidak hanya berfokus pada konser musik, tetapi juga pemberdayaan komunitas dan pelaku usaha kecil.
Vokalis Slank, Kaka Slank, mengatakan pihaknya tertarik bekerja sama dengan HS karena memiliki visi yang dinilai sejalan.
"Waktu ketemu pertama dengan Pak Haji Suryo, orangnya visionaris dan mau diajak macem-macem. Ketemu pertamakali, langsung ngobrolin ayo bawa HS keliling Indonesia, terbukti beberapa bulan ini udah macem-macem yang dibuat," kata Kaka.
Ia menilai HS memiliki keberanian membangun merek lokal dalam waktu singkat.
"HS baru 2 tahun udah merajai. Slank berani, HS juga berani. Makanya Berani Kita Beda! Itu sama di visi kita, orang-orang berani," ujarnya.
Kaka juga menyebut konser di Palembang menjadi momen spesial karena Slank cukup lama tidak tampil di kota tersebut.
"Gara-gara HS ini Slank bisa dateng ke Palembang, banyak yang mensyukuri, termasuk saya. Sumsel basisnya Slankers yang terbesar di Sumatera," tandasnya.
Gerakan Kewirausahaan
Sementara itu, bassist Slank Ivanka mengatakan HS turut memfasilitasi kegiatan Slankerspreneur, yakni gerakan kewirausahaan komunitas penggemar Slank.
"Slankerspreneur ini gerakan tanpa struktur, tapi HS fasilitasi total. Belum pernah kita tour yang sponsornya fasilitasi UMKM untuk jualan. Slankerspreneur ini wajah baru Slankers untuk usaha, pejuang-pejuang usaha," ujar Ivanka.
Musisi Nasional
Konser HS Hey Slank di Palembang juga menghadirkan sejumlah musisi nasional seperti Tony Q Rastafara, Superiots, dan Stand Here Alone, serta musisi lokal Palembang. Sebelum konser dimulai, acara turut diramaikan kegiatan riding bersama komunitas motor di Kota Palembang.