Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Strategi Presiden Jokowi Genjot Volume Ekspor Pertanian RI Makin Tinggi

Strategi Presiden Jokowi Genjot Volume Ekspor Pertanian RI Makin Tinggi Kunjungan Jokowi di Indramayu. ©2021 Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden/editorial Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan pelepasan merdeka ekspor pertanian tahun 2021. Presiden Jokowi menyambut baik ekspor yang dilakukan serentak dari 17 titik bandara dan pelabuhan di seluruh Indonesia ke berbagai negara, seperti Jepang, Hong Kong dan Arab Saudi.

"Hari ini melalui 17 pintu ekspor melalui bandara dan pelabuhan, saya resmikan pelepasan merdeka ekspor pertanian 2021. Ini momentum penguatan ekspor dan menandai kebangkitan ekonomi nasional di tengah pandemi," kata Presiden Jokowi saat seremoni acara tersebut, seperti dikutip channel Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (14/8).

Presiden Jokowi berharap, ekspor komoditas pertanian Indonesia bisa masuk ke pasar negara non tradisional. Dia meyakini, pelepasan merdeka ekspor di tengah pandemi ini adalah momentum baik di kala pandemi.

"Jadi kita jangan hanya fokus meningkatkan produksi tapi juga produktivitas dan hilirisasi, kita hitung klaster ekonomi serta mekanisasi produk dan promosi produk berbasis digital agar produk pertanian kita dikenal luas semakin kompetitif," jelasnya.

Selain memperhatikan pasar luar negeri, Presiden Jokowi meminta pasar dalam negeri juga tak dilupakan pemangku kepentingan. Diharapkan konsumen makin mencintai produk dalam negeri.

"Kita ajak masyarakat mencintai, mengonsumsi, membeli produk bangsa kita sendiri, juga pasar luar juga digarap intensif terpadu," minta Presiden Jokowi.

Airlangga Apresiasi Sektor Pertanian Sumbang 3 Persen di Ekspor Nasional

sektor pertanian sumbang 3 persen di ekspor nasionalRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi kinerja sektor pertanian selama masa pandemi Covid-19. Ketika sektor lain terdampak, pertanian disebutnya justru mengalami pertumbuhan positif.

"Di masa pandemi ini, pertanian semakin tangguh. Kinerja ekspor pertanian terus meningkat, berkontribusi sebesar 3 persen dari keseluruhan ekspor Indonesia," ungkap Airlangga saat menghadiri kegiatan Silaturahmi Peternak dan Kampanye Konsumsi Ayam dan Telur 2021, di IPB Internasional Convention Center, Bogor, ditulis Jumat (4/6).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kinerja ekspor pertanian memang semakin mentereng. Sepanjang 2020, ekspor pertanian Indonesia telah mencapai Rp 451,8 triliun, naik 15,79 persen dari periode sebelumnya yaitu Rp 390,16 triliun.

Terkhusus perunggasan rakyat, Airlangga menyebutkan pemerintah akan terus mendukung pengembangan korporasi untuk meningkatkan kinerjanya. Ia mengapresiasi langkah Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan yang akan memberikan bantuan sarana produksi (saprodi) budidaya jagung kepada Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (PINSAR).

"Kerja sama Kementan - PINSAR dalam membudidayakan jagung di lahan seluas 1.000 hektare ini ke depannya harus bisa direplikasi. Apalagi jagung merupakan bahan utama pakan unggas," sebutnya.

Para pelaku industri unggas rakyat saat ini menghadapi tantangan fluktuasi harga pakan hingga bibit ayam. Airlangga mengharapkan demand dan supply bisa seimbang sehingga harga pun menjadi normal.

"Untuk itu, dibutuhkan langkah-langkah khusus, seperti penggunaan benih jagung rendah aflatoksin yang terbukti baik untuk bahan pakan, modernisasi peternakan rakyat, dan meningkatkan akses pembiayaan," tuturnya.

Reporter: Ditto Radityo

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP