Realisasi Anggaran Kesehatan Penanganan Covid-19 per 25 November Capai Rp40,32 T

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan, anggaran kesehatan untuk penanganan Covid-19 sudah mencapai Rp40,32 triliun hingga 25 November 2020. Realisasi tersebut setara dengan 41,2 persen dari pagu yang disiapkan sebesar Rp97,9 triliun.

Dwi Aditya Putra
Oleh Dwi Aditya Putra - Reporter
Realisasi Anggaran Kesehatan Penanganan Covid-19 per 25 November Capai Rp40,32 T
Menkeu Sri Mulyani saat virtual PKN STAN. ©2020 istimewa

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan, anggaran kesehatan untuk penanganan Covid-19 sudah mencapai Rp40,32 triliun hingga 25 November 2020. Realisasi tersebut setara dengan 41,2 persen dari pagu yang disiapkan sebesar Rp97,9 triliun.

Menteri Keuangan, Sri Miulyani Indrawati, mengatakan anggaran kesehatan ini tercatat mengalami kenaikan mencapai 53,7 persen dibandingkan pada semester I 2020 yang hanya Rp4,96 triliun. Sementara, realisasinya dibandingkan bulan lalu mengalami kenaikan sebesar Rp8,9 triliun.

"Jumlah yang sudah digunakan meningkat, berarti menggambarkan kesiapan pemerintah mulai dari pengobatan, pencegahan, dan pengadaan vaksin," kata dia dalam konferensi pers di BNPB, Jakarta, Senin (30/11).

Jika dirincikan, anggaran sektor kesehatan terdiri dari insentif tenaga kesehatan sebesar Rp5,55 triliun untuk 681,35 ribu tenaga kesehatan pusat dan daerah, santunan kematian kepada 125 tenaga kesehatan sebesar Rp40 miliar, dan gugus tugas covid-19 sebesar Rp3,22 triliun.

Selain itu, ada belanja penanganan covid-19 yang merupakan realisasi paling besar mencapai Rp25,03 triliun, bantuan iuran JKN Rp2,7 triliun untuk 47,2 juta orang, serta insentif perpajakan di bidang kesehatan sebesar Rp3,78 triliun.

Bendahara Negara itu menambahkan, saat ini pemerintah juga tengah menghitung kebutuhan pengadaan vaksin baik untuk akhir tahun ini maupun awal tahun depan. Keberadaan vaksin diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat, meski tetap harus waspada.

"Kita melakukan tadi menggunakan masker, menjaga jarak, dan mancuci tangan. Itu harus tetap kita lakukan meskipun nanti ada vaksin. Jadi, masyarakat apalagi ini menjelang akhir tahun harus tetap menjalankan protokol kesehatan dan disiplin," jelas dia.

Rekomendasi