Perusahaan energi Filipina incar kekayaan panas bumi Indonesia

ESDM mengakui pengembangan panas bumi di Filipina lebih maju dibanding Indonesia.

Pramirvan Datu Aprillatu
Perusahaan energi Filipina incar kekayaan panas bumi Indonesia
Pipa Panas Bumi. ©2014 merdeka.com/alwan ridha ramdhani

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengaku membuka pintu untuk investor asing dalam mengembangkan potensi panas bumi Tanah Air. Salah satunya, perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) asal Filipina Energy Development Center (EDC).Direktur Panas Bumi Kementerian ESDM, Yunus Saefulhak, mengklaim EDC adalah perusahaan besar yang memiliki kapabilitas dalam pengembangan panas bumi. Menurutnya, ini berkaca dari fakta pengembangan panas bumi di Filipina lebih maju dibanding Indonesia."EDC punya privilege survei pendahuluan di Graho Nyabu, Sumut. Wilayah Kerja (WK) panas bumi itu mau diambil EDC. Itu perusahaan bonafit dan besar dari Filipina," kata Yunus di Kantornya, Jakarta, Jumat (3/6).Menurut Yunus, Indonesia memiliki potensi besar dalam sumber daya alam panas bumi. Di mana, beberapa wilayah sudah menjadi incaran eksplorasi perusahaan-perusahaan energi asing."EDC dari Filipina mau masuk ke sini karena potensi panas bumi di sana sudah hampir (tergarap) maksimal," tuturnya.Yunus mengungkapkan selain di Sumatera Utara, ada satu lagi wilayah incaran EDC. Namun, dia enggan merinci sebab belum final. Pihaknya pun optimistis bisnis dan sumber daya alam Indonesia masih jadi primadona bagi dunia. "Jadi (pengembangan panas bumi di Indonesia) sudah agak meriah dibanding dulu," tutupnya.

Rekomendasi