Pemerintah anggarkan Rp 80 M perbaiki Bandara Sis Aljufri usai dihantam gempa

Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, mengungkapkan untuk perbaikan runway membutuhkan alokasi anggaran sekitar Rp 60 miliar. Adapun saat ini sisi runway mengalami kerusakan parah mengingat adanya keretakan. Sementara, sisi terminal sendiri ditargetkan pembangunannya akan rampung dalam 3-4 bulan.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Pemerintah anggarkan Rp 80 M perbaiki Bandara Sis Aljufri usai dihantam gempa
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. ©Liputan6.com/Maulandy Rizki Bayu Kencana

Kementerian Perhubungan telah menganggarkan sekitar Rp 80 miliar untuk perbaikan Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu. Perbaikan inti dilakukan untuk sisi terminal dan juga runway.

Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, mengungkapkan untuk perbaikan runway membutuhkan alokasi anggaran sekitar Rp 60 miliar. Adapun saat ini sisi runway mengalami kerusakan parah mengingat adanya keretakan.

"Kalau untuk yang runway ini berada di sisi 33, ada 300 meter yang harus diperbaiki karena crack. Dananya sekitar Rp 60 miliar dan ini akan selesai sekitar 1-2 bulan," kata Menhub Budi di Kantornya, Jakarta, Rabu (3/10).

Untuk terminal, adapun kerusakan yang terjadi akibat gempa dengan magnitudo 7,4 bersifat kerusakan minor, seperti plafon yang rubuh dan kaca-kaca yang pecah. Terminal ini sendiri ditargetkan pembangunannya akan rampung dalam 3-4 bulan. Adapun anggarannya mencapai Rp 20 miliar.

Meski penerbangan komersial telah berjalan namun terminal bandara belum bisa digunakan maksimal, Menteri Budi memastikan semua keamanan dan keselamatan tetap diutamakan.

Seperti kemungkinan banyaknya masyarakat yang ramai-ramai ke bandara untuk meninggalkan Palu atau berebutan meminta bantuan, dipastikan Menhub Budi akan tetap terkendali.

"Memang kita upayakan legitimasi bandara yang punya unsur safety harus kita jaga. Airside tidak boleh ada orang yang tidak berkepentingan. Kami pastikan mulai hari ini akan berlangsung baik. Kami bersama TNI dan Polri akan terus koordinasi," pungkas Menhub Budi.

Reporter: Ilyas Istianur Praditya

Sumber: Liputan6

Halaman
Rekomendasi