Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) meminta Presiden Jokowi untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur nasional. Sebab, pembangunan infrastruktur yang saat ini gencar dilakukan memberi dampak positif pada perekonomian, termasuk para petani.
"Ini upaya LPPNU untuk mengapresiasi kebijakan pemerintah dalam konteks membangun infrastruktur secara nasional, sehingga tercipta konektivitas yang baik. Di mana dengan banyaknya bendungan yang dibangun, saluran irigasi, para petani kita jadi lebih sejahtera," ungkap Ketua LPPNU, Marwan Jafar, dalam diskusi di Jakarta, Selasa (20/3).
"Misalnya ada petani kita yang banyak mengeluhkan soal air, dengan bendungan dan irigasi yang dibuat, itu soal air akan terpenuhi. Di musim kering dengan punya waduk di musim kering kita masih bisa menanam," tambahnya.
Oleh karena itu, kata dia, jika pemerintah terus fokus membangun infrastruktur perlahan tapi pasti pembangunan ekonomi, terutama di daerah dapat lebih baik. "Kalau kita kita secara maksimal memang belum tapi secara pelan kita harapkan dapat terpenuhi. Harus lebih kerja keras lagi," kata dia.
Selain itu, upaya pemerintah untuk memangkas perizinan di berbagai sektor, menurut Marwan patut diacungi jempol. "Izin itu harus dipersingkat. Diperpendek supaya tidak berbelit belit. Hari tiga bulan selesai misalnya, itu kemajuan yang patut diapresiasi," ujar dia.
Meskipun demikian, kerja sama dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah tetap harus dijalankan bahkan diperkuat. Jangan sampai program-program yang telah disiapkan oleh pusat malah tidak dapat dieksekusi di daerah karena kurangnya koordinasi.
"Kerja sama, sinergitas, terus ditingkatkan. Kalau masih ada Pemerintah Daerah, Bupati, Walikota yang masih bandel ya harus dijewer," tandasnya.